PARADAPOS.COM - Seorang lansia berusia 71 tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga hanyut di Sungai Batang Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Jasad Muslim, warga Jorong Sampu, Kecamatan Sangir, berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Senin (23/3/2026) sore, setelah satu hari lebih hilang. Operasi pencarian yang melibatkan berbagai pihak resmi dan masyarakat setempat akhirnya ditutup setelah jenazah diserahkan kepada keluarga.
Kronologi Kejadian dan Awal Pencarian
Muslim dilaporkan hilang sejak Minggu (22/3/2026) siang. Ia diketahui berangkat dari rumahnya menuju kebun yang letaknya berdekatan dengan aliran Sungai Batang Sangir. Dugaan sementara, korban terjatuh ke sungai saat dalam perjalanan. Pencarian awal sempat dilakukan secara mandiri oleh keluarga dan warga sekitar, namun tidak membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, memberikan penjelasan mengenai awal mula insiden tersebut.
"Diduga saat berjalan, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai. Tetangga korban sempat mendengar suara benda jatuh yang cukup keras dan segera melapor kepada pihak keluarga," tuturnya.
Mobilisasi Tim dan Operasi Gabungan
Menyadari situasi yang mendesak, keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Unit Siaga SAR Solok Selatan pada Senin pagi. Laporan itu segera ditindaklanjuti dengan pengiriman tim rescue ke lokasi. Operasi pencarian pun dikerahkan secara maksimal, menggabungkan kekuatan personel SAR, unsur TNI dan Polri, perangkat kecamatan dan nagari, serta relawan dari masyarakat.
Dengan kondisi sungai yang berarus deras dan medan yang menantang, tim melakukan penyisiran sistematis menggunakan perahu. Abdul Malik memaparkan detail titik temu korban.
"Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dengan menyisir sisi kiri dan kanan sungai. Jasad korban akhirnya ditemukan pada koordinat 1°25'10.7"S 101°21'09.1"T," jelasnya.
Evakuasi dan Penutupan Operasi
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB. Tim segera melakukan proses evakuasi dan berhasil membawa jenazah ke rumah duka keluarga di Jorong Sampu kurang dari satu jam kemudian. Penyerahan jenazah secara resmi menandai akhir dari upaya kemanusiaan yang melelahkan tersebut.
Dengan korban telah ditemukan, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai. Abdul Malik menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang terlibat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," pungkasnya.
Seluruh personel kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah melalui proses evaluasi singkat. Insiden ini kembali mengingatkan akan bahaya yang mengintai di area sungai, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.
Artikel Terkait
Arab Saudi Pastikan Keamanan Penyelenggaraan Haji 2026 di Tengah Ketegangan Kawasan
Pelatih Soroti Konsistensi sebagai Tantangan Utama Alwi Farhan
KPK Sambut Positif Kritik MAKI Soal Penahanan Rumah Eks Mensos Yaqut
Tokocrypto Prestige Tumbuh 93%, Kontributor Utama Likuiditas Platform