PARADAPOS.COM - Puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur, tercatat terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Pada hari itu, jumlah penumpang yang diangkut mencapai 13.150 orang, menandai volume tertinggi selama periode angkutan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun ini.
Pergerakan Penumpang di Hari Pertama Kerja
Meski puncak telah lewat, aktivitas perjalanan di hari pertama masuk kerja, Rabu (25/3), tetap terlihat tinggi. Mobilitas masyarakat yang kembali bekerja atau melanjutkan aktivitas lain membuat suasana stasiun tetap ramai, mengindikasikan kembalinya ritme normal pascalibur panjang.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga 25 Maret 2026, jumlah penumpang yang diberangkatkan dari stasiun-stasiun di bawah Daop 9 Jember tercatat 11.828 orang. Sementara itu, penumpang yang tiba di wilayah tersebut mencapai 11.385 orang.
Kepercayaan Masyarakat pada Moda Kereta Api
Angka-angka tersebut, menurut manajemen, bukan sekadar statistik. Mereka melihatnya sebagai cerminan preferensi dan kepercayaan publik terhadap transportasi rel.
"Angka itu menunjukkan bahwa moda transportasi kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena keandalan, kenyamanan dan ketepatan waktu," jelas Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.
Pernyataan itu ditekankan kembali dengan melihat capaian kumulatif. Selama seluruh masa Angkutan Lebaran 2026, Daop 9 Jember telah melayani 312.687 penumpang, dengan rincian 151.852 penumpang berangkat dan 160.835 penumpang datang.
Apresiasi dan Imbauan untuk Penumpang
Di akhir masa tugas berat angkutan Lebaran, pihak operator mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Mereka juga menyampaikan imbauan standar untuk menjaga kelancaran operasional.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mudiknya menggunakan kereta api. Dukungan dan kepercayaan itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," tutur Cahyo.
Ia juga mengingatkan, "Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap memperhatikan jadwal keberangkatan, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran perjalanan."
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Raha, Tiga Kapal Cepat Disiagakan
Pemerintah NTT Tegaskan Bentrokan di Flores Timur Tak Terkait Program Koperasi Desa Merah Putih
Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Gunungkidul, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Dompet Dhuafa Catat Kenaikan Penghimpunan ZISWAF 15,2% di Ramadan