Pertamina Siagakan SPBU Modular dan Layanan Motorist Antisipasi Arus Balik Lebaran 2026

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:25 WIB
Pertamina Siagakan SPBU Modular dan Layanan Motorist Antisipasi Arus Balik Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - PT Pertamina Patra Niaga telah menyiagakan serangkaian layanan tambahan untuk mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2026. Berbagai fasilitas pendukung, mulai dari SPBU Modular, Kiosk, hingga layanan pengantaran bahan bakar, telah dipersiapkan di jalur-jalur strategis guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat usai merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Kesiapan Infrastruktur Pengisian Bahan Bakar

Secara nasional, kesiapan infrastruktur energi didukung oleh ribuan titik layanan. Pertamina mengerahkan 7.885 SPBU, di mana lebih dari 2.000 unit di antaranya beroperasi tanpa henti selama 24 jam. Jaringan ini diperkuat lagi dengan kehadiran 6.777 Pertashop yang menjangkau wilayah-wilayah pelosok. Titik-titik pelayanan non-stop ini secara khusus difokuskan pada lokasi dengan mobilitas tinggi, seperti sepanjang jalan tol, jalur wisata populer, dan arteri utama lintas daerah.

Lebih dari sekadar tempat mengisi bahan bakar, banyak SPBU Pertamina juga berfungsi sebagai tempat singgah yang nyaman bagi pemudik. Fasilitas seperti mushala, toilet bersih, dan area istirahat tersedia untuk membantu mengurangi kelelahan selama perjalanan panjang.

Layanan Tambahan untuk Titik Padat Pemudik

Menyadari bahwa lonjakan kendaraan sering kali terkonsentrasi di area tertentu, Pertamina Patra Niaga menghadirkan solusi fleksibel. Layanan SPBU Modular dan Kiosk Pertamina Siaga ditempatkan di titik-titik padat yang belum memiliki SPBU permanen. Kehadiran layanan ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan bakar tetap terjaga dan mudah diakses, tanpa memaksa pemudik keluar jauh dari rute perjalanan utama mereka.

Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menjelaskan strategi ini.

"Kami terus memperkuat kesiapan layanan energi bagi masyarakat yang kembali dari kampung halaman. Tidak hanya jaringan SPBU, kami juga menghadirkan berbagai layanan tambahan guna memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman," jelasnya.

Motorist Siap Tangani Kendaraan Mogok

Sebagai penguatan di lapangan, perusahaan juga mengerahkan 200 unit Motorist Pertamina Delivery Service (PDS). Armada ini disiagakan secara khusus di jalur-jalur utama arus balik yang rawan kemacetan. Layanan ini dirancang untuk menjangkau pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah jalan, suatu situasi yang kerap terjadi di titik macet atau lokasi dengan akses terbatas ke SPBU.

Roberth memaparkan fungsi operasional layanan ini.

"Layanan ini menjangkau kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, terutama di titik-titik dengan potensi kemacetan tinggi atau akses terbatas menuju SPBU," ungkapnya.

Masyarakat dapat memanggil layanan Motorist dengan mudah melalui Pertamina Contact Center 135 atau aplikasi MyPertamina. Setelah permintaan diterima, petugas akan segera bergerak ke lokasi pelanggan untuk melakukan pengisian langsung, sehingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan cepat dan aman.

Komitmen Menjaga Kelancaran Arus Balik

Optimalisasi seluruh layanan ini dilakukan secara menyeluruh, mencakup infrastruktur utama hingga layanan pendukung di lapangan. Roberth menegaskan komitmen perusahaan dalam mengawal gelombang kepulangan pemudik.

"Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh layanan energi, mulai dari SPBU reguler, SPBU Modular, Kiosk Pertamina Siaga, hingga Motorist PDS, dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman," tegasnya.

Dengan langkah-langkah antisipatif ini, Pertamina Patra Niaga berupaya memberikan solusi komprehensif untuk menghadapi tantangan logistik tahunan, memastikan pasokan energi tetap tersedia di mana pun para pemudik berada.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar