Turki Kalahkan Rumania 1-0, Lolos ke Final Play-off Piala Dunia 2026

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:00 WIB
Turki Kalahkan Rumania 1-0, Lolos ke Final Play-off Piala Dunia 2026

PARADAPOS.COM - Timnas Turki berhasil mengamankan tempat di final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa setelah mengalahkan Rumania dengan skor 1-0 di Ankara, Sabtu (28/3/2026). Gol tunggal Ferdi Kadioglu pada menit ke-53 menjadi penentu kemenangan yang membawa mereka selangkah lebih dekat untuk mengakhiri puasa 24 tahun tampil di Piala Dunia. Kini, satu tantangan terakhir menanti: menghadapi Kosovo pada Rabu, 1 April 2026, dalam laga penentu yang akan mengirim pemenangnya ke turnamen terbesar sepak bola dunia.

Gol Hasil Rancangan Taktik

Pertandingan di Stadion Eryaman itu berjalan ketat dan baru menemui titik terang di babak kedua. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Arda Guler memberikan umpan lambung yang akurat ke arah Ferdi Kadioglu. Pemain Fenerbahce itu dengan cerdik mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau kiper Rumania.

Menariknya, gol tersebut ternyata bukanlah sebuah kebetulan, melainkan skema yang telah dirancang saat jeda. Arda Guler mengungkapkan detail momen komunikasi taktis itu.

"Kami membicarakan situasi itu saat jeda. Ferdi mengatakan akan melakukan pergerakan ke kotak penalti ketika saya menguasai bola, dan itu berjalan sesuai rencana," jelas Guler, mengutip pernyataan resminya kepada FIFA.

Ketahanan Mental dan Peluang yang Terbuang

Setelah unggul, Turki tampil lebih percaya diri dan nyaris menambah keunggulan. Kenan Yildiz bahkan sempat mengguncang mistar gawang Rumania hanya delapan menit setelah gol pertama tercipta. Di sisi lain, Nicolae Stanciu juga membalas ancaman serupa dengan tembakannya yang membentur tiang, menggambarkan betapa sengitnya duel di laga semifinal play-off ini.

Namun, lini pertahanan Turki yang dipimpin oleh Merih Demiral dan Abdulkerim Bardakci tampil solid, menutup ruang gerak penyerang Rumania di menit-menit akhir. Ketahanan mental dan disiplin taktis menjadi kunci mereka mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit panjang berbunyi.

Montella Puas, Calhanoglu Percaya Diri

Pelatih Vincenzo Montella tak menyembunyikan rasa bangganya atas kemenangan dan performa timnya. Pelatih asal Italia itu memahami betul karakteristik laga eliminasi seperti ini.

"Saya sangat bangga dengan performa tim. Kami tahu pertandingan ini akan berjalan ketat dan kemungkinan ditentukan dengan skor rendah," kata Montella dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Kepercayaan diri yang sama juga terpancar dari sang kapten, Hakan Calhanoglu. Gelandang Inter Milan itu menegaskan bahwa fokus tim sepenuhnya ada pada kekuatan mereka sendiri, terlepas dari siapa lawan yang akan dihadapi di final nanti.

"Tidak masalah siapa lawannya. Kami memiliki tim yang muda dan dinamis. Fokus kami hanya pada permainan sendiri," ucap Calhanoglu dengan penuh keyakinan.

Final Penentu Melawan Kosovo

Keyakinan itu kini akan diuji dalam partai puncak melawan Kosovo. Laga final play-off jalur C ini menghadirkan dua tim yang sama-sama haus akan sejarah; bagi Kosovo, ini adalah kesempatan untuk debut pertama di Piala Dunia, sementara bagi Turki, ini adalah jalan untuk kembali ke panggung yang terakhir mereka jejaki pada 2002 di Korea Selatan-Jepang.

Arda Guler, salah satu bintang muda yang menjadi harapan, kembali menegaskan ambisi besar skuad "The Crescent-Stars".

"Kami ingin memenangkan pertandingan berikutnya. Piala Dunia adalah tujuan utama kami, dan kami akan memberikan segalanya untuk mencapainya," tegas Guler.

Menatap Grup D yang Menanti

Bila berhasil melangkah, perjalanan Turki di Piala Dunia 2026 akan dimulai di Grup D. Mereka akan bergabung dengan tuan rumah Amerika Serikat, Australia, dan Paraguay. Sebuah tantangan yang berat, namun bagi generasi emas baru Turki yang dipimpin Montella, mimpi untuk mengulangi, atau bahkan melampaui, prestasi semifinal 2002 kini tinggal selangkah lagi. Semuanya bergantung pada hasil 90 menit (atau lebih) di laga final play-off yang menentukan itu.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar