PARADAPOS.COM - Janice Tjen kembali harus menelan pil pahit kekalahan dalam perjalanannya di turnamen WTA 500 Charleston Open 2026. Petenis Indonesia itu tersingkir di babak kedua setelah dikalahkan dengan telak oleh petenis tuan rumah, McCartney Kessler, dengan skor 2-6, 1-6 pada Rabu (1/4) malam WIB. Kekalahan ini melanjutkan tren kurang baik yang dialami Janice dalam beberapa turnamen besar terakhir.
Perjalanan Berliku di Charleston
Pertandingan di Family Circle Tennis Center itu sebenarnya diawali dengan pertukaran servis yang ketat di dua gim awal. Namun, tekanan mulai terasa oleh Janice saat tertinggal 1-4 di set pertama. Meski sempat berusaha bangkit dan merebut satu gim tambahan, ia tak mampu menghentikan laju Kessler yang tampil solid. Pemain Amerika Serikat itu dengan percaya diri menutup set pertama dengan kemenangan.
Memasuki set kedua, performa Janice belum menunjukkan perbaikan. Dua peluang break point di gim pembuka gagal dimanfaatkan, justru membuatnya langsung tertinggal 0-2. Serangkaian kesalahan yang dibuatnya sendiri semakin menyulitkan posisinya. Pada akhirnya, Janice hanya mampu memenangkan satu gim sebelum Kessler menutup pertandingan dengan kemenangan yang meyakinkan.
Kekalahan Beruntun di Turnamen Elite
Hasil di Charleston ini menjadi kelanjutan dari catatan kurang menggembirakan bagi Janice Tjen di sirkuit elite. Sebelumnya, ia juga harus pulang lebih awal dari turnamen WTA 500 Merida, serta dua turnamen bergengsi kategori WTA 1000 di Indian Wells dan Miami. Kekalahan-kekalahan beruntun ini tentu menjadi perhatian, mengingat konsistensi adalah kunci penting dalam dunia tenis profesional.
Nasib Serupa di Nomor Ganda
Tidak hanya di tunggal, Janice juga harus menerima kenyataan pahit di nomor ganda. Berpasangan dengan rekannya sesama petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi, mereka menghadapi tantangan berat melawan unggulan teratas, Aleksandra Krunic dan Zhang Shuai. Pasangan Indonesia itu memberikan perlawanan sengit, namun akhirnya tumbang dengan skor ketat 6-7, 5-7.
Kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan mereka di Charleston. Dalam sebuah pernyataan setelah pertandingan, Janice mengungkapkan fokusnya ke depan, "Saya akan fokus ke tunggal setelah kandas bersama Aldila di Charleston," tuturnya. Pernyataan itu menunjukkan evaluasi dan prioritasnya untuk bangkit dari situasi ini.
Secara keseluruhan, penampilan Janice Tjen di Charleston Open 2026 menambah daftar tantangan yang harus dihadapinya. Untuk kembali bersaing di level tertinggi, diperlukan analisis mendalam terhadap permainannya dan upaya ekstra untuk memutus rangkaian hasil yang kurang maksimal ini. Perjalanan di tur WTA memang penuh dengan persaingan ketat, dan kemampuan untuk beradaptasi serta belajar dari kekalahan menjadi modal berharga bagi setiap atlet.
Artikel Terkait
Pentagon Gandeng Boeing dan Lockheed Martin untuk Tingkatkan Produksi Rudal Patriot
BPBD Medan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Medan Maimun
Maverick Viñales Jalani Operasi Bahu, Fokus pada Pemulihan untuk Kembali Balap
Megawati dan Yasonna Serahkan 126 Sertifikat HKI untuk Seniman dan Budaya Bali