Program Makan Bergizi Gratis di Sultra Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja

- Kamis, 02 April 2026 | 04:50 WIB
Program Makan Bergizi Gratis di Sultra Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja

PARADAPOS.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil nyata di lapangan, salah satunya di Sulawesi Tenggara. Di provinsi ini, ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi, tidak hanya untuk meningkatkan asupan gizi bagi kelompok rentan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru hingga ke tingkat desa. Keberadaan dapur-dapur gizi ini menjadi tulang punggung distribusi makanan sehat yang terstandarisasi.

SPPG Sebagai Dapur Gizi Utama

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi berperan sebagai pusat pengelolaan makanan bergizi yang dikelola secara profesional dan higienis. Unit-unit ini didirikan sebagai implementasi strategis dari program MBG, dengan fokus menyediakan makanan bagi anak sekolah, ibu hamil, dan balita di berbagai penjuru Sulawesi Tenggara. Pendekatan terpusat ini memungkinkan pengawasan kualitas yang lebih ketat dan distribusi yang lebih merata.

Dampak Berganda di Tengah Masyarakat

Menurut Koordinator Regional SPPG Sulawesi Tenggara, Maharani Puspa Ningrum, manfaat program ini telah melampaui sekadar pemenuhan gizi. Ia melihat adanya efek berantai yang positif bagi komunitas lokal.

"Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja baru hingga ke tingkat akar rumput," tuturnya.

Hingga saat ini, tercatat 265 SPPG telah berdiri dan melibatkan lebih dari 12 ribu relawan. Antusiasme tinggi terlihat dari para penerima manfaat, terutama anak-anak, saat menerima paket makanan bergizi tersebut.

Peran Model Polri dalam Penjaminan Kualitas

Di antara berbagai pengelola, SPPG yang dioperasikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menonjol dengan model kedisiplinannya. Unit-unit ini dikenal ketat dalam proses pengawasan mutu makanan sebelum didistribusikan. Saat ini, di Sultra telah terbentuk 16 SPPG Polri, dengan 13 unit berjalan aktif, dua dalam persiapan, dan satu berlokasi di Laonti, Kabupaten Konawe Selatan. Beberapa lokasi lain masih dalam tahap pengembangan.

Dengan operasional SPPG yang kian meluas, termasuk di Polresta Kendari, harapannya program MBG dapat menjadi instrumen ganda: menekan angka stunting dan sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal secara berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar