150 Alumni LPDP Diberangkatkan Dampingi Transformasi Digital di Sekolah 3T

- Sabtu, 04 April 2026 | 02:50 WIB
150 Alumni LPDP Diberangkatkan Dampingi Transformasi Digital di Sekolah 3T

PARADAPOS.COM - Sebanyak 150 alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) resmi diberangkatkan untuk mengawal transformasi digital di sekolah-sekolah dasar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pelepasan peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital ini dilakukan langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, di Jakarta pada Sabtu (22/3). Inisiatif ini bertujuan menjembatani kesenjangan digital dan menciptakan metode pembelajaran yang lebih efektif serta menyenangkan di daerah-daerah yang selama ini kerap tertinggal.

Teknologi Sebagai Penentu Masa Depan Pendidikan

Dalam sambutannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa peran teknologi dalam dunia pendidikan telah bergeser dari sekadar alat bantu menjadi penentu arah. Ia mendorong agar inovasi pembelajaran, khususnya di wilayah 3T, dapat segera diwujudkan secara nyata untuk mengejar ketertinggalan. Pesannya menggarisbawahi bahwa transformasi ini bukan hanya tentang ketersediaan perangkat, tetapi lebih pada pendampingan dan pemanfaatan yang tepat guna.

“Jika pembelajaran terasa membosankan, kita harus menemukan metode yang lebih menarik. Semua harus bisa dibuat menyenangkan. Apalagi, saat ini tersedia Interactive Flat Panel dari Bapak Presiden. Saya berharap teman-teman dapat membantu mengenalkan dan mendampingi pemanfaatannya,” tutur Gibran.

Mengembalikan Investasi Negara Melalui Dampak Nyata

Lebih dalam, Wapres menyoroti filosofi di balik program beasiswa negara. Ia menyatakan bahwa beasiswa bukanlah hadiah yang berakhir di wisuda, melainkan sebuah investasi yang harus dikembalikan kepada masyarakat. Pengembalian itu, ditegaskannya, harus berbentuk dampak konkret yang langsung dirasakan oleh siswa di daerah, bukan sekadar laporan administratif.

Kehadiran para Pejuang Digital ini, lanjutnya, merupakan bagian dari gerakan kolektif untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan yang selama ini sering hanya menjadi wacana. Langkah ini diharapkan dapat menyentuh wilayah-wilayah yang kerap luput dari perhatian utama.

Komitmen LPDP: Dari Akses Beasiswa ke Kontribusi Lapangan

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama LPDP, Sudarto, memaparkan komitmen lembaganya yang tidak berhenti pada pemberian akses beasiswa. LPDP telah mendukung puluhan ribu penerima dari berbagai jenjang, dengan perhatian khusus pada daerah afirmasi. Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan program beasiswa bukanlah angka kelulusan, melainkan kontribusi nyata alumni dalam menjawab tantangan di masyarakat.

“Yang terpenting adalah memastikan bahwa para alumni kembali dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Sudarto.

Fokus pada Pendampingan Teknologi Interaktif

Program Alumni Pejuang Digital disebutkan sebagai perwujudan konkret dari filosofi tersebut. Program yang merupakan hasil kolaborasi LPDP dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini secara khusus difokuskan pada pendampingan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital di sekolah. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi dan mengoptimalkan alat yang telah disediakan pemerintah untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa di pelosok negeri.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar