Menag Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026 dan Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa

- Sabtu, 04 April 2026 | 08:25 WIB
Menag Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026 dan Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa

PARADAPOS.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Dalam pesan yang disampaikan pada Sabtu, 4 April 2026, Menag tidak hanya mengucapkan selamat tetapi juga mengajak umat untuk mendoakan kedamaian dan keharmonisan bagi bangsa. Peringatan Paskah tahun ini, yang dirayakan setelah rangkaian ibadah Trihari Suci, diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat nilai spiritual dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

Paskah Sebagai Momentum Perkuat Nilai Spiritual dan Sosial

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri Nasaruddin Umar menekankan bahwa perayaan Paskah memiliki makna yang melampaui aspek ritual semata. Menurutnya, momentum ini merupakan kesempatan berharga untuk merefleksikan dan mewujudkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat yang lebih luas. Semangat kebangkitan dan pembaruan yang menjadi inti Paskah dinilai dapat menjadi landasan kokoh untuk membangun hubungan sosial yang lebih erat dan harmonis.

Pesan ini disampaikan dalam konteks kehidupan berbangsa yang majemuk. Menag melihat, nilai-nilai luhur yang dirayakan dalam Paskah memiliki resonansi universal yang dapat menyatukan berbagai elemen masyarakat.

Ajakan untuk Mendoakan Kedamaian Bangsa

Inti dari pesan Menag adalah sebuah ajakan konkret kepada umat Kristiani yang sedang bersukacita. Ia mengharapkan doa dan semangat perayaan tersebut juga mencakup harapan untuk kemajuan dan ketenteraman seluruh bangsa.

"Saya menghimbau agar dalam sukacita Hari Raya Paskah ini, masyarakat Kristiani juga mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni," tutur Nasaruddin Umar dalam pernyataannya.

Ajakan ini sejalan dengan seruannya kepada semua elemen masyarakat untuk terus aktif merawat kebersamaan. Menag menegaskan bahwa menjaga harmoni sosial adalah sebuah kerja kolektif yang harus terus dipupuk, dengan keberagaman sebagai modal dasar, bukan penghalang, untuk menciptakan kerukunan.

Penutup Rangkaian Ibadah Pra-Paskah

Perayaan Paskah 2026 ini menandai puncak dari perjalanan spiritual umat Kristiani yang telah dimulai jauh sebelumnya. Seperti tradisi yang dipegang teguh, umat telah menjalani masa Prapaskah selama 40 hari sebagai bentuk refleksi dan pertobatan. Rangkaian ibadah kemudian memasuki fase yang lebih khidmat dengan peringatan Minggu Palma, dilanjutkan dengan Trihari Suci—Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Vigili—sebelum akhirnya tiba di hari kebangkitan yang penuh sukacita.

Menyimpulkan pesannya, Menag Nasaruddin Umar kembali menyampaikan harapan dan doa terbaiknya untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Sekali lagi, selamat Hari Raya Paskah. Tuhan memberkati kita semua," pungkasnya menandai pernyataan resmi tersebut.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar