Survei Global: Jepang Dinobatkan sebagai Negara dengan Penduduk Paling Sopan di Dunia

- Sabtu, 04 April 2026 | 14:50 WIB
Survei Global: Jepang Dinobatkan sebagai Negara dengan Penduduk Paling Sopan di Dunia

PARADAPOS.COM - Sebuah survei global yang digelar pada Maret 2026 berusaha memetakan persepsi dunia tentang kesopanan. Lembaga keuangan Remitly menanyai lebih dari 4.600 responden dari 26 negara untuk menyebutkan negara yang menurut pengalaman pribadi mereka dihuni oleh orang-orang paling sopan. Hasilnya menempatkan Jepang di posisi teratas dengan keunggulan yang sangat signifikan, disusul oleh Kanada dan Inggris. Survei ini juga mengungkap perbandingan menarik antara cara dunia memandang suatu bangsa dan cara bangsa tersebut menilai kesantunan warganya sendiri.

Metode dan Cakupan Survei

Untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif, Remitly tidak hanya bertanya tentang persepsi terhadap negara lain. Para peserta juga diminta menilai seberapa sopan mereka memandang diri sendiri. Pendekatan ganda ini memungkinkan analisis yang lebih dalam, mengungkap apakah ada kesenjangan antara citra global dan penilaian diri. Survei yang melibatkan ribuan orang dari berbagai belahan dunia ini memberikan sebuah snapshot menarik tentang nilai kesopanan yang diakui secara lintas budaya.

Daftar 25 Negara Paling Sopan Menurut Persepsi Global

Berikut adalah peringkat lengkap berdasarkan persentase responden yang menyebutkan negara tersebut sebagai yang paling sopan.

Peringkat Negara Persentase
1Jepang35,15%
2Kanada13,35%
3Inggris6,23%
4Tiongkok3,07%
5Jerman2,80%
6Filipina2,30%
7Swedia2,26%
8Denmark2,07%
9Finlandia1,92%
10Afrika Selatan1,82%
11Australia1,73%
11Swiss1,73%
13Amerika Serikat1,57%
14India1,53%
15Irlandia1,46%
16Selandia Baru1,36%
17Norwegia1,23%
18Belanda1,21%
19Thailand1,15%
19Prancis1,15%
21Brasil1,13%
22Spanyol1,11%
23Belgia1,04%
24Italia1,02%
25Austria0,96%

Analisis: Budaya Kesopanan yang Mengakar dan Persepsi Diri

Dominasi Jepang dalam daftar ini terlihat sangat jelas. Lebih dari sepertiga responden secara global memandang negara tersebut sebagai epitome kesopanan. Angka 35,15% itu bahkan melampaui gabungan persentase beberapa negara di peringkat berikutnya.

Analisis dari Remitly menyoroti bahwa kesopanan di Jepang bukan sekadar perilaku permukaan, melainkan bagian dari struktur budaya yang mengakar.

"Membungkuk digunakan bukan hanya sebagai salam, tetapi sebagai ekspresi rasa hormat. Bahasa Jepang sendiri dibangun di atas sistem honorifik dan tingkatan kesantunan yang mempertegas betapa pentingnya menghargai orang lain dalam kehidupan sehari-hari," jelas laporan tersebut.

Kanada, yang menduduki peringkat kedua, sekaligus dinobatkan sebagai negara dengan orang-orang paling ramah dalam survei yang sama. Pencapaian ganda ini mengukuhkan reputasi positifnya di mata dunia. Sementara itu, Inggris di posisi ketiga tetap memegang teguh citranya sebagai bangsa dengan tata krama yang terjaga.

Di sisi lain, temuan yang cukup menarik datang dari penilaian diri. Brasil dan Chili, misalnya, tercatat sebagai negara yang warganya paling percaya diri dengan tingkat kesopanan mereka sendiri, meski dalam persepsi global posisi mereka berada di tengah daftar. Hal ini mengindikasikan bahwa parameter kesopanan bisa sangat subjektif dan dipengaruhi oleh norma budaya lokal.

Catatan Penting dalam Membaca Hasil Survei

Penting untuk memahami bahwa survei semacam ini memiliki konteks yang spesifik. Peringkat yang lebih rendah tidak serta-merta menandakan bahwa suatu negara dianggap kasar. Daftar ini lebih tepat dibaca sebagai cerminan dari negara mana yang paling kuat diasosiasikan dengan kesantunan dalam benak responden global. Banyak faktor, seperti eksposur media, pengalaman pariwisata, dan interaksi budaya, turut membentuk persepsi ini. Pada akhirnya, kesopanan tetaplah nilai universal yang manifestasinya berwarna-warni di setiap sudut dunia.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar