PARADAPOS.COM - Sebanyak 1.500 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Kota dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 6 April 2026. Pengamanan ketat ini dilakukan menyusul rangkaian agenda wapres, termasuk membuka pawai Paskah 2026 dan mengunjungi sejumlah lokasi, sebelum kemudian bertolak ke Manado.
Pengamanan Menyeluruh di Titik Vital
Pasukan gabungan tersebut telah ditempatkan di berbagai titik yang menjadi jalur dan lokasi kegiatan. Menurut Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, persiapan telah rampung dengan menggelar apel gelar pasukan untuk memastikan keamanan berjalan optimal.
“Personel sudah siap. Sejumlah personel akan ditempatkan di lokasi yang dilalui Bapak Wakil Presiden,” jelas Hendro, Minggu (5/4/2026).
Agenda Utama: Membuka Pawai Paskah
Fokus utama kunjungan wakil presiden adalah menghadiri dan membuka pawai Paskah yang diselenggarakan oleh Gereja Injili Masehi di Timor (GMIT). Acara tersebut dipusatkan di Bundaran PU, Kota Kupang.
“Kegiatan utamanya adalah membuka pawai Paskah di Bundaran PU Kota Kupang,” ujarnya menegaskan.
Selain lokasi itu, agenda juga mencakup kunjungan ke SD Kaniti serta kawasan agrowisata di Kabupaten Kupang. Rangkaian kegiatan di NTT ini akan ditutup sebelum wapres melanjutkan perjalanan dinas ke Sulawesi Utara.
Imbauan untuk Masyarakat
Menyongsong kunjungan tersebut, pihak keamanan juga mengimbau partisipasi aktif warga. Hendro Cahyono berharap kolaborasi dengan masyarakat dapat menciptakan situasi yang kondusif.
“Kami harapkan masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan menjelang dan saat kunjungan Wakil Presiden,” tambahnya.
Langkah antisipatif ini menunjukkan skala dan prioritas pengamanan untuk kunjungan pejabat tinggi negara, dengan harapan seluruh agenda dapat berjalan lancar dan aman.
Artikel Terkait
Polisi Tetapkan Sopir Taksi Tersangka Kecelakaan Maut KRL di Bekasi yang Tewaskan 16 Orang
Harga Emas Diprediksi Tertekan Pekan Ini, Analis Sebut Tren Bearish Masih Dominan
KPK Temukan Rp12 Triliun Dana Program Makan Bergizi Gratis Mengendap di Rekening Mitra BGN
Gangguan Lokomotif di Stasiun Pasar Senen, KRL Cikarang Line Alami Rekayasa Perjalanan