PARADAPOS.COM - Pebasket muda Dewa United Banten, Erick Ibrahim Junior, mengungkapkan nilai pembelajaran yang dalam dari partisipasi perdananya di Indonesian Basketball League (IBL) All-Star 2026. Dalam wawancara usai laga di Bandung Arena, Sabtu (11/4) malam, guard berusia 22 tahun itu menyoroti atmosfer unik pertandingan yang memadukan kompetisi dan hiburan, serta menjadi ajang berharga untuk belajar langsung dari para senior.
Pengalaman Pertama yang Sarat Makna
Bagi Erick, tampil di panggung All-Star bukan sekadar momen pamer bakat. Ia melihatnya sebagai kesempatan emas untuk mengasah kualitas permainannya dengan berinteraksi dan bermain bersama para pemain mapan di liga. Pengalaman pertama ini meninggalkan kesan mendalam baginya, terutama dalam memahami dinamika permainan di level tertinggi, meski tanpa beban kemenangan yang sebenarnya.
"Ini All-Star pertama dan bagi saya cukup seru, sehingga menjadi pengalaman yang menyenangkan, bermain dengan para senior dan pemain hebat," tuturnya.
Kompetisi dalam Balutan Kebersamaan
Meski berlabel pertandingan ekshibisi, intensitas di lapangan tetap terasa. Erick menggambarkan suasana tersebut sebagai tantangan yang justru menyenangkan. Menurutnya, esensi dari ajang seperti ini terletak pada penguatan hubungan antar pemain dari berbagai klub, yang di musim reguler saling berhadapan dengan penuh tensi.
"Permainannya kompetitif, sulit, tetapi tetap menghibur jadi tetap menyenangkan," ujar Erick. "Kami cuma bersenang-senang, menang atau kalah tidak penting, yang penting kebersamaan dan pengalaman," lanjutnya menegaskan filosofi dari partisipasinya.
Dari sana, ia berharap dapat membawa setiap pelajaran yang didapat untuk diterapkan dalam kompetisi reguler bersama Dewa United Banten.
Kontribusi dan Konteks Acara
Erick sendiri tampil impresif dan berkontribusi pada kemenangan tim Yudha, yang dikapteni Yudha Saputera, atas tim Prastawa pimpinan Andakara Prastawa dengan skor 117-106. IBL All-Star 2026 ini menandai kembalinya acara pesta para bintang basket Indonesia ke Kota Bandung setelah vakum selama 12 tahun.
Selain laga utama, rangkaian acara juga diisi dengan berbagai hiburan, seperti IBL Future Challenge, 1 On 1 Challenge, dan Celebrity Games yang diikuti berbagai figur publik seperti Samuel Rizal, Augie Fantinus, hingga King Aloy yang menghadirkan impersonate terhadap atlet voli nasional Yola Yuliana.
Artikel Terkait
Juventus Kalahkan Atalanta 1-0, Kokohkan Posisi Empat Klasemen
Perbasi dan Imigrasi Perkuat Pengawasan dan Edukasi Pemain Asing IBL
Imigrasi Siapkan Jalur Cepat dan Tim Khusus untuk Atlet Asing
OJK Jabar Dorong Inovasi Perbankan Syariah untuk Tingkatkan Inklusi