PARADAPOS.COM - Sebanyak 2.019 aparatur sipil negara (ASN) dilepas secara resmi oleh Kementerian Pertahanan untuk mengikuti rangkaian seleksi Komponen Cadangan (Komcad) tahun anggaran 2026. Pelepasan massal yang berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (13/4/2026) ini menandai dimulainya tahap kompetensi lanjutan bagi para pegawai pemerintah dari 49 kementerian dan lembaga berbeda, yang akan menjalani pelatihan di enam lokasi pendidikan militer.
Antara Deg-degan dan Semangat Menyambut Tantangan
Suasana haru dan tegang bercampur di antara para peserta. Maulida (24), seorang ASN dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengaku merasakan gejolak emosi yang cukup kuat jelang pemberangkatan. Perasaan gugup itu bahkan sempat mengganggu waktu tidurnya.
"Saya tidak bisa tidur karena deg-degan. Tapi kalau bapak saya bilang 'Semangat Mbak', kayak gitu," ungkapnya, mengenang dukungan sederhana namun bermakna dari sang ayah.
Meski baru akan genap satu tahun mengabdi, Maulida menyatakan kesiapannya menghadapi tiga tahap seleksi berikutnya, yaitu jasmani, mental ideologi, dan psikologi. Ia terpilih untuk menjalani pelatihan di Pusat Bahasa Kodiklat TNI AU, Halim Perdanakusuma.
Harapan untuk Transformasi Diri dan Profesionalisme
Cerita lain datang dari Suherlan Maulana (35), ASN Kementerian Sosial asal Kabupaten Sukabumi. Ia mendaftar secara sukarela dengan harapan pelatihan militer ini dapat membentuk karakter dan kinerjanya. Baginya, Komcad bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah kesempatan pengembangan diri.
"Mudah-mudahan menjadi pribadi yang lebih disiplin lagi dalam kerja di jajaran masing-masing. Melaksanakan tugas lebih tepat lagi sesuai semangat yang digadang-gadang di Komcad ini," tutur Suherlan.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh tugas kantornya selama ini telah didelegasikan kepada rekan tim, memastikan tidak ada gangguan pada pelayanan publik. Langkah ini diambil agar para peserta bisa fokus sepenuhnya pada program Kemhan.
"Kita disurat tugaskan oleh kementerian, jadi sudah disetujui. Pekerjaan sementara tidak kita handle, kita fokus di Komcad ini sampai seleksi selesai dan masuk pendidikan," jelasnya lebih lanjut.
Distribusi Peserta ke Lembaga Pendidikan Militer
Para ASN yang dilepas tersebut akan didistribusikan ke enam lembaga pendidikan di bawah TNI dan Kemhan untuk menjalani seleksi kompetensi. Pembagiannya adalah 304 orang ke Puskombelneg BPSDM Kemhan, 302 orang ke Rindam Jaya, dan 505 orang ke Pusdikkes Puskesad. Sementara itu, 300 orang akan dilatih di Brigif 1 Pasmar 1, 305 orang di Pusbahasa Kodiklat AU, dan 303 orang terakhir di Wingdik 500 Atang Sanjaya.
Proses ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun sistem pertahanan semesta, di mana komponen sipil juga dipersiapkan melalui mekanisme yang terstruktur dan selektif. Keikutsertaan para ASN yang bersifat sukarela ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya terampil di bidangnya, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan ketahanan mental ala militer.
Artikel Terkait
Trump Serang Paus Leo XIV: Kritik Personal Picu Ketegangan AS-Vatikan
MK Gelar Prosesi Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Justin Hubner Cetak Performa Solid, Bantu Fortuna Sittard Kalahkan NAC Breda
Bahlil Tegaskan Pentingnya Soliditas Internal di Musda Golkar Maluku Utara