Johan Rosihan: Libatkan Pemuda dalam Kurban untuk Cetak Pemimpin Berkarakter

- Minggu, 31 Mei 2026 | 07:25 WIB
Johan Rosihan: Libatkan Pemuda dalam Kurban untuk Cetak Pemimpin Berkarakter
PARADAPOS.COM - Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, Johan Rosihan, menekankan pentingnya ibadah kurban sebagai sarana pembentukan karakter dan kepedulian sosial bagi generasi muda. Pernyataan ini disampaikan saat ia mendampingi Delegasi Sekolah Pilar Muda dalam kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di Rumah Aspirasi Johan Rosihan, Sumbawa Besar. Dalam aksi sosial tersebut, para delegasi muda terlibat langsung dalam seluruh proses, mulai dari pemotongan, pengemasan daging, hingga pendistribusian kepada warga di Kelurahan Seketeng dan Kelurahan Pekat, Kabupaten Sumbawa.

Pendidikan Kepemimpinan Lewat Aksi Nyata

Johan menilai bahwa pelibatan aktif para pemuda dalam proses kurban merupakan metode pendidikan kepemimpinan yang paling efektif. Menurutnya, pengalaman langsung ini menyajikan gambaran nyata tentang arti pengabdian kepada masyarakat. Bukan sekadar teori, kegiatan ini menjadi laboratorium hidup bagi calon pemimpin bangsa. “Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang harus ditanamkan kepada generasi muda karena mereka adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Kita ingin mereka tumbuh bukan hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki empati dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujar Johan Rosihan dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).

Investasi Paling Krusial: Kualitas SDM

Lebih jauh, legislator Senayan itu menambahkan bahwa cetak biru pembangunan nasional tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik dan ekonomi semata. Ia menekankan, investasi paling krusial bagi negara justru terletak pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Khususnya, dalam membentuk mentalitas generasi muda yang berintegritas, solider, dan gemar bergotong royong. Di tengah gempuran era digital yang serba instan, Johan menekankan bahwa anak muda membutuhkan lebih banyak ruang belajar yang menyentuh realitas sosial. Aktivitas seperti penyaluran kurban ini, menurutnya, menjadi wadah strategis untuk memupuk kepekaan sosial sekaligus memperkokoh pilar kebangsaan berbasis persaudaraan.

Harapan untuk Pemimpin Masa Depan

Ia menaruh harapan besar agar modal pengalaman berharga bersama Sekolah Pilar Muda ini dapat menempa kapasitas kepemimpinan mereka kelak. Indonesia, lanjutnya, memerlukan figur masa depan yang kreatif, cerdas, sekaligus berkomitmen penuh menjadi solusi atas tantangan bangsa. “Kita ingin melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang dekat dengan rakyat, memahami kebutuhan masyarakat, serta mampu menjadikan nilai-nilai kepedulian dan pengabdian sebagai fondasi kepemimpinannya. Semangat kurban harus menjadi semangat berbagi, melayani, dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa,” tutup Johan Rosihan.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar