PARADAPOS.COM - Sebuah kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Canopus-936, telah merapat di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, pada Senin (13/4/2026). Kedatangan kapal ini menandai penyelesaian etape pelayaran yang menantang melintasi Samudra Atlantik Selatan, sebagai bagian dari misi diplomasi maritim Indonesia untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional.
Perjalanan Panjang dari Lagos
KRI Canopus-936 tiba di Cape Town setelah menempuh pelayaran selama sembilan hari dari Lagos, Nigeria. Menurut informasi resmi, kapal yang dikomandani Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W., S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla itu mengarungi lautan sejauh kurang lebih 2.600 mil laut. Seluruh rangkaian pelayaran pada etape ketiga ini dilaporkan berjalan lancar dan tanpa hambatan berarti.
Rencananya, kapal perang tersebut akan berlabuh di pelabuhan tepi Samudra Atlantik itu selama tiga hari untuk melakukan sejumlah agenda.
Sambutan Hangat dari Perwakilan Indonesia
Kedatangan KRI Canopus-936 disambut langsung oleh pejabat perwakilan Indonesia di Afrika Selatan. Di dermaga, telah menunggu Konsul Jenderal RI di Cape Town, Tudiono, beserta Atase Pertahanan RI di Pretoria dan seluruh jajaran stafnya.
Momen penyambutan ini memperlihatkan koordinasi yang solid antar-lini dalam mendukung misi resmi negara di luar negeri.
Misi Diplomasi di Balik Pelayaran
Kehadiran kapal perang ini bukan sekadar kunjungan rutin. Secara strategis, misi pelayaran KRI Canopus-936 bertujuan mempererat hubungan kerja sama internasional, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan maritim.
Kolonel Laut Indragiri Yani menegaskan pentingnya peran aktif ini. "Kehadiran KRI Canopus-936 di Afrika Selatan merupakan bagian dari misi pelayaran TNI Angkatan Laut yang bertujuan mempererat hubungan kerja sama internasional serta meningkatkan peran diplomasi maritim Indonesia di kawasan global," jelasnya.
Langkah ini dipandang sebagai upaya nyata Indonesia untuk menegaskan komitmennya sebagai mitra yang bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas dan keamanan laut global, sekaligus mempromosikan kepentingan nasional di panggung internasional.
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi Lampung FC Balikkan Keadaan, Kalahkan PSIM 2-1
KPK Limpahkan Berkas Kasus Suap Proyek Ijon Bekasi ke Tahap Penuntutan
Polda Metro Jaya SP3kan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi
DKPP Luncurkan Buku Etika yang Melembaga, Jimly Asshiddiqie Soroti Pentingnya Peradilan Etik