Kerangka di Bantaran Citarum Teridentifikasi, Diduga Korban Kecelakaan Saat Memancing

- Jumat, 17 April 2026 | 13:25 WIB
Kerangka di Bantaran Citarum Teridentifikasi, Diduga Korban Kecelakaan Saat Memancing

PARADAPOS.COM - Tim INAFIS Polresta Bandung berhasil mengidentifikasi kerangka manusia yang ditemukan di bantaran Sungai Citarum, Baleendah, Kamis (16/4/2026). Korban telah dikenali sebagai Indra Haerudin (32), warga Ciparay, setelah proses identifikasi melibatkan pengenalan ciri fisik dan barang miliknya oleh keluarga. Polisi menduga korban, yang diketahui sering memancing di lokasi tersebut, meninggal akibat kecelakaan.

Proses Identifikasi Melalui Pengakuan Keluarga

Identitas korban berhasil dipastikan setelah pihak keluarga datang untuk melakukan identifikasi. Kapolsek Baleendah, AKP Hendri Noki, menjelaskan bahwa keluarga meyakini jasad tersebut adalah Indra Haerudin setelah mengenali sejumlah ciri khusus dan barang yang masih melekat.

“Keluarga meyakini bahwa jasad tersebut adalah korban, apalagi yang bersangkutan memiliki riwayat kesehatan tertentu,” jelas Hendri di Bandung, Jumat (17/4/2026).

Dengan keyakinan tersebut, pihak keluarga memilih untuk tidak melakukan autopsi lebih lanjut. Setelah seluruh proses identifikasi dinyatakan selesai, jenazah korban segera diserahkan kepada mereka untuk dimakamkan.

“Setelah proses tersebut selesai, jenazah kemudian dijemput oleh pihak keluarga,” tutur Kapolsek.

Kronologi Kehilangan dan Dugaan Penyebab

Berdasarkan laporan keluarga, Indra Haerudin terakhir terlihat hidup pada 5 atau 6 April 2026. Kekhawatiran keluarga memuncak sehingga mereka melaporkan kehilangan ke Polsek Ciparay dua hari kemudian, tepatnya pada 8 April.

Dari keterangan yang dihimpun, korban diketahui memiliki kebiasaan memancing di sekitar Sungai Citarum. Polisi menduga kuat bahwa Indra meninggal dunia akibat kecelakaan saat beraktivitas di area bantaran sungai yang licin dan curam.

“Korban sehari-hari sering memancing, diduga terpeleset,” ujarnya.

Penemuan yang Menggemparkan Warga

Penemuan kerangka ini awalnya menggemparkan warga sekitar perbatasan Baleendah dan Dayeuhkolot. Seorang warga yang melintas di atas jembatan pada Kamis siang, 16 April, melihat sebuah tengkorak di antara tumpukan sampah di bantaran sungai. Laporan itu kemudian memicu respons cepat dari aparat.

Petugas gabungan dari kepolisian dan Basarnas turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Kondisi jasad saat ditemukan telah dalam keadaan yang memprihatinkan, di mana sebagian besar jaringan tubuh telah menjadi kerangka. Temuan di bawah jembatan itu pun mengakhiri pencarian terhadap Indra Haerudin yang telah dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar