Mantan Suami Siri Ditangkap Usai Tewaskan Perempuan di Serpong

- Sabtu, 18 April 2026 | 18:00 WIB
Mantan Suami Siri Ditangkap Usai Tewaskan Perempuan di Serpong

PARADAPOS.COM - Seorang wanita berinisial I (49) ditemukan tewas di kediamannya di kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (16/4/2026) dini hari. Polisi berhasil menangkap tersangka, THA alias Bang Tile, yang merupakan mantan suami siri korban, kurang dari 24 jam setelah kejadian. Dugaan sementara, motif pembunuhan ini didasari rasa sakit hati pelaku terhadap korban.

Pelaku Ditangkap di Pondok Aren

Proses penyelidikan yang digeber oleh tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membuahkan hasil cepat. THA alias Bang Tile berhasil diamankan di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Penangkapan ini sekaligus mengonfirmasi hubungan pelaku dengan korban, yang ternyata pernah terikat dalam pernikahan siri.

Kanit I Subdit Resmob, Kompol Dimitri Mahendra, menjelaskan keterkaitan tersebut. “Pelaku TH alias Bang Tile, yang merupakan mantan suami korban melakukan pembunuhan diduga karena pelaku sakit hati terhadap korban,” tuturnya.

Meski telah mengungkap dugaan awal tersebut, penyidik masih melakukan pendalaman menyeluruh. Mereka tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan final sebelum seluruh fakta terkuak. “Tapi masih dilakukan pemeriksaan intensif terkait motif tindak pidana tersebut,” lanjut Dimitri menegaskan.

Kronologi Malam Naas

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari saksi dan pelaku, peristiwa bermula pada Rabu malam. Korban dan pelaku terlihat keluar rumah bersama. Keduanya kemudian kembali ke rumah korban di Serpong Utara sekitar pukul 00.30 WIB. Situasi yang awalnya tampak biasa itu berubah menjadi mencekam tak lama kemudian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memaparkan kronologi yang berhasil direkonstruksi. “Keduanya kemudian kembali ke rumah korban sekitar pukul 00.30 WIB. Tidak lama setelah itu, saksi mendengar korban meminta tolong dari dalam kamar,” jelasnya.

Saksi yang mendengar suara korban sempat akan bertindak, namun dicegah oleh pelaku. THA berusaha meredam kecemasan dengan mengatakan bahwa keadaan korban baik-baik saja. “Namun pelaku sempat menenangkan dengan mengatakan bahwa kondisi korban tidak apa-apa. Setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Budi Hermanto merinci akhir dari tragedi tersebut.

Polisi kini masih menyusun barang bukti dan mengumpulkan keterangan untuk melengkapi berkas perkara. Kasus pembunuhan yang didalangi orang terdekat ini kembali menyisakan duka dan pertanyaan tentang kompleksitas hubungan di balik pintu rumah.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar