Tottenham Gagal Menang, Tertahan di Zona Degradasi Usai Imbang Dramatis Lawan Brighton

- Minggu, 19 April 2026 | 02:50 WIB
Tottenham Gagal Menang, Tertahan di Zona Degradasi Usai Imbang Dramatis Lawan Brighton

PARADAPOS.COM - Tottenham Hotspur gagal meraih kemenangan krusial dalam perjuangan menghindari degradasi setelah bermain imbang 2-2 melawan Brighton & Hove Albion di Stadion Tottenham Hotspur, Sabtu (18/4/2026). Dalam laga Liga Inggris yang penuh drama itu, Spurs dua kali unggul lewat Pedro Porro dan Xavi Simons, namun dua kali pula dikejar oleh gol balasan Brighton yang dicetak Kaoru Mitoma dan Georginio Rutter di masa injury time babak kedua.

Dampak Hasil Imbang di Klasemen

Hasil satu poin ini tidak banyak mengubah posisi sulit Tottenham. Mereka tetap terperangkap di zona merah, tepatnya di peringkat 18 dengan koleksi 31 poin dari 33 pertandingan. Di sisi lain, Brighton bertahan di posisi sembilan klasemen dengan 47 poin, hanya selisih satu angka dari ambang pintu kompetisi Eropa. Situasi ini tentu menambah tekanan bagi manajemen dan skuat Spurs di sisa musim.

Jalannya Pertandingan yang Sengit

Pertandingan di London Utara itu berlangsung sengit sejak awal. Brighton sempat mengancam lebih dulu melalui tembakan Danny Welbeck, yang masih bisa ditepis dengan baik oleh kiper Tottenham, Antonin Kinsky. Spurs yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri baru bisa membongkar pertahanan lawan mendekati turun minum. Pada menit ke-39, umpan matang Xavi Simons sukses diselesaikan dengan cermat oleh bek sayap Pedro Porro.

Memasuki masa injury time babak pertama, situasi berubah. Brighton, yang tampil nekat, berhasil menyamakan kedudukan. Pascal Gross memberikan umpan diagonal yang sempurna untuk Kaoru Mitoma, yang dengan tenang menaklukkan Kinsky di menit 45 3.

Drama Gol di Babak Kedua

Babak kedua menyaksikan Tottenham berusaha kembali memimpin. Upaya Joao Palhinha sempat membahayakan gawang Brighton, namun kiper Bart Verbruggen masih mampu melakukan penyelamatan. Baru pada menit ke-77, Spurs kembali unggul. Lucas Bergvall, yang baru saja masuk, memberikan assist bagi Xavi Simons untuk mencetak gol dan mengembalikan keunggulan tuan rumah.

Namun, drama pertandingan mencapai puncaknya di detik-detik akhir. Di tengah harapan Spurs untuk membawa pulang tiga poin, Brighton kembali menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Pada menit ke-90 5, atau injury time babak kedua, Georginio Rutter menjadi pahlawan bagi The Seagulls dengan gol penyama kedudukan yang memupus kemenangan Tottenham.

Pelatih Tottenham, dalam konferensi pers usai laga, mengakui kekecewaan timnya. "Sangat mengecewakan kehilangan poin di menit-menit akhir seperti itu. Kami seharusnya bisa mengelola pertandingan dengan lebih baik setelah unggul untuk kedua kalinya," ujarnya dengan nada kecewa.

Pertandingan ini menjadi gambaran nyata betapa ketat dan tidak terduganya persaingan di Liga Inggris. Bagi Tottenham, hasil ini adalah pukulan telak untuk harapan bertahan di kasta tertinggi, sementara Brighton membuktikan diri sebagai tim tangguh yang sulit dikalahkan meski bermain di kandang lawan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar