PARADAPOS.COM - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat di wilayahnya. Komitmen itu diwujudkan melalui pendekatan berbasis kebutuhan riil warga dan keterlibatan aktif di berbagai lapisan masyarakat, dengan fokus pada kerja konkret di lapangan, bukan sekadar narasi politik.
Fokus pada Kerja Nyata, Bukan Hanya Narasi
Dalam upaya membangun kepercayaan publik, Ketua DPC PKB Jakarta Barat periode 2016–2026, Ahmad Ruslan, menekankan bahwa kader partai harus hadir secara nyata di tengah masyarakat, tidak hanya pada momen-momen politik tertentu. Kehadiran itu dianggap sebagai fondasi utama untuk memahami dan menjawab persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.
“Kami mendorong kader untuk aktif dalam pendampingan UMKM, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta advokasi warga dalam berbagai persoalan sehari-hari, mulai dari akses layanan publik hingga isu lingkungan,” ujarnya, pada Senin (20/4).
Merangkul Generasi Muda dengan Pendekatan Baru
Sementara itu, upaya menjangkau pemilih muda yang kritis mendapat perhatian khusus. Wakil Ketua DPC PKB Jakarta Barat, Uwais El Qoroni, menyoroti perlunya pendekatan yang mengedepankan keterlibatan langsung dan substansial, alih-alih kampanye satu arah.
“Kami mendorong program yang relevan seperti pengembangan ekonomi kreatif, peluang kerja, serta isu lingkungan yang menjadi perhatian generasi muda. Selain itu, kehadiran aktif di ruang digital dengan komunikasi yang transparan dan inklusif menjadi keharusan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Uwais menyatakan bahwa partai membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak muda untuk terlibat dalam proses perumusan kebijakan maupun kegiatan sosial. Menurutnya, hal ini penting untuk membangun kredibilitas di mata generasi muda yang lebih skeptis.
“Yang terpenting, kami harus menunjukkan rekam jejak yang nyata, karena generasi muda tidak mudah percaya pada janji tanpa bukti,” tuturnya.
Membangun Kedekatan Melalui Isu Perkotaan
Untuk memperkuat citra partai yang dekat dengan masyarakat, PKB Jakarta Barat berupaya agar kehadirannya relevan dengan persoalan perkotaan yang dihadapi warga. Isu-isu seperti transportasi, hunian terjangkau, polusi, hingga digitalisasi layanan publik menjadi fokus perhatian.
“Pendekatan berbasis komunitas melalui dialog warga dan kolaborasi dengan berbagai elemen lokal akan memperkuat kedekatan tersebut. Konsistensi antara pesan dan tindakan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat,” tambah Uwais, menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Mulia Boga Raya (KEJU) Komitmen Penuhi Aturan Free Float 15% BEI pada 2029
Gempa M5,7 Guncang NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Badan Geologi Imbau Waspada Ancaman Gas Beracun di Puncak Gunung Marapi
Pertambangan Batu Bara Kaltim Tumbuh 0,45% di Kuartal IV 2025 Meski Dihantam Cuaca Ekstrem