BNN Sumsel Waspadai Peredaran Narkoba Cair yang Disamarkan dalam Liquid Vape

- Kamis, 23 April 2026 | 13:50 WIB
BNN Sumsel Waspadai Peredaran Narkoba Cair yang Disamarkan dalam Liquid Vape
PARADAPOS.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatra Selatan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap modus baru peredaran gelap narkotika yang disamarkan dalam cairan rokok elektrik atau vape. Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol. Hisar Siallagan mengungkapkan langkah antisipatif ini menyusul tren penyalahgunaan narkotika jenis baru yang menyasar generasi muda. Edukasi dilakukan secara masif melalui sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah dan pemanfaatan media sosial, dengan tujuan agar masyarakat tidak terjebak rasa penasaran yang berujung pada ketergantungan.

Modus Baru yang Mengincar Generasi Muda

Di tengah maraknya penggunaan rokok elektrik di kalangan anak muda, sindikat narkoba terus mencari celah. Mereka tidak tinggal diam. Inovasi terbaru mereka adalah memasukkan zat terlarang ke dalam liquid vape. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BNN Sumsel di Palembang, Kamis, 23 April 2026. "Kami mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih jeli mengawasi penggunaan vape di lingkungan keluarga. Saat ini, sindikat narkoba terus berinovasi, salah satunya dengan memasukkan zat terlarang ke dalam cairan rokok elektrik," ujarnya.

Ciri-Ciri Liquid Vape yang Patut Dicurigai

Hisar Siallagan memaparkan sejumlah indikasi kuat yang perlu dicurigai oleh pengguna maupun masyarakat umum. Produk-produk berbahaya ini biasanya dijual secara ilegal atau melalui jaringan tertutup. Ciri yang paling mencolok adalah ketiadaan label, izin edar, maupun keterangan komposisi yang jelas pada kemasannya. Selain itu, faktor harga juga bisa menjadi petunjuk. Jika liquid biasa dijual di kisaran ratusan ribu rupiah, maka vape yang mengandung narkoba ini bisa dibanderol mencapai Rp5 juta. Angka yang sangat fantastis untuk sebuah cairan rokok elektrik.

Efek Samping Ekstrem yang Mengancam

Dampak yang ditimbulkan pun sangat berbeda dengan efek nikotin pada umumnya. Pengguna akan merasakan efek halusinasi, pusing yang tidak wajar, hingga penurunan kesadaran yang drastis. Kondisi ini tentu sangat membahayakan, terutama jika dikonsumsi oleh remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. "Jangan mudah tergiur dengan produk yang menawarkan efek 'fly' atau sensasi berbeda dengan harga yang tidak masuk akal. Jika menemukan produk dengan ciri-ciri tersebut, segera lapor ke pihak berwenang," tegasnya.

Edukasi Berlapis untuk Masyarakat

Upaya edukasi tidak berhenti pada imbauan semata. BNN Sumsel bergerak melalui berbagai kanal. Sosialisasi langsung digelar di sekolah-sekolah, sementara media sosial dimanfaatkan untuk menjangkau kalangan yang lebih luas. Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat tidak terjebak dalam rasa penasaran yang justru berujung pada ketergantungan obat-obatan terlarang. Dengan langkah preventif yang masif, diharapkan generasi muda Sumatra Selatan dapat terhindar dari jerat narkotika yang semakin licin dan beragam modusnya.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar