GORAJUARA – Maya Regev dan Adiknya Itay Regev yang merupakan sandera Hamas yang sempat viral di jagat maya.
Pada saat itu, Maya Regev membuat baper di seluruh dunia karena momen perpisahannya dengan pejuang Hamas terlihat begitu indah.
"Bye Maya" dan "Bye Syukron" yang diucapkan oleh anggota pasukan Al Qassam menjadi topik hangat di media sosial.
Sandera Hamas tidak pernah terlihat tertekan atau takut ketika mereka dibebaskan karena mereka dirawat dengan baik selama ditawan.
Dilansir GORAJUARA dari berbagai sumber, setelah dibebaskan Maya si pecinta Hamas diberitakan tak mau menemui presidennya yaitu Benjamin Netanyahu.
Maya beralasan bahwa bahwa darah anak Palestina menutupi tangan presiden Netanyahu.
Namun setelah beberapa hari, foto Maya Regev dan adiknya bersama Benjamin Netanyahu membuat warganet heboh.
Setelah pertemuannya Maya Regev mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan apa yang dia katakan ketika Hamas pertama kali membebaskannya.
Maya Regev dan adiknya mengatakan bahwa Hamas memperlakukannya dengan buruk selama dipenjara.
Dia mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan karena takut, tidak dapat tidur dengan nyenyak, dan kekurangan makanan.
Ada kemungkinan bahwa Maya Regev dan adiknya dipengaruhi oleh pemerintahnya untuk mengeluarkan pernyataan yang berbeda dalam upaya menjatuhkan nama Hamas.
Namun, Hamas tidak tinggal diam dan langsung merilis poster untuk menanggapi pernyataan Maya Regev dan adiknya.
Artikel asli: gorajuara.com
Artikel Terkait
Rubio Akui Ada Kemajuan Negosiasi Damai AS-Iran, tapi Jurang Perbedaan Masih Lebar
Kemenaker Buka Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Melalui Platform Skillhub
Gubernur Jabar Siapkan Bonus untuk Persib Jika Juara, Imbau Bobotoh Jaga Ketertiban
Prabowo Nyatakan Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Target Daging Tercapai 4-5 Tahun Lagi