PARADAPOS.COM - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang pria yang disebut-sebut sebagai preman tengah dikeroyok di kawasan Stasiun Bogor menjadi perbincangan hangat di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (25/4/2026) malam itu melibatkan sekelompok warga yang memukuli korban, yang diduga kerap meminta uang jatah kepada pengemudi ojek online (ojol) dan pengamen. Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi.
Kronologi dalam Rekaman yang Viral
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria berusaha menghindari pukulan dari sejumlah orang, namun akhirnya tersungkur di aspal. Peristiwa itu terjadi di sisi kanan Stasiun Bogor, tepatnya di akses Jalan Mayor Oking. Suasana malam itu tampak ramai, dengan warga dan pengguna jalan yang menyaksikan kejadian tersebut dari kejauhan. Seorang pria berseragam sekuriti sempat terlihat mencoba melerai, namun upayanya tidak membuahkan hasil.
Penyelidikan oleh Kepolisian
Kompol Aji Riznaldi mengonfirmasi bahwa peristiwa itu benar terjadi pada malam sebelumnya. “Betul kejadian semalam, kita sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi terkait kejadian tersebut,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Minggu (26/4/2026).
Ia belum merinci kondisi pria yang menjadi korban pengeroyokan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penyelidikan kini tengah diperdalam. “Kami juga kolaborasi dengan tim SIGAP Kota Bogor untuk penyelidikan lebih mendalam,” lanjutnya.
Kolaborasi dengan Satgas Anti Pungli
Langkah kepolisian tidak berhenti pada pengumpulan keterangan. Aji menyebut pihaknya bekerja sama dengan Satgas Inspeksi Gabungan Anti Pungli (SIGAP) Kota Bogor untuk mengusut tuntas kasus ini. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani dugaan aksi premanisme sekaligus menjaga ketertiban di area publik.
Dari pantauan di lapangan, suasana di sekitar Stasiun Bogor pada hari-hari biasa memang kerap dihuni oleh sejumlah oknum yang meminta uang secara paksa kepada pengemudi ojol. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai identitas korban maupun motif pasti di balik pengeroyokan tersebut.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pemprov Banten Luncurkan Bus Wisata ke Badui dengan Tarif Rp1 via QRIS Tap
Timnas Indonesia Resmi Hadapi Oman di FIFA Matchday Juni 2026, Netizen Ramai Beri Dukungan dan Kritik
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Angkot di Tanah Abang yang Dipicu Sengketa Antrean, Empat Saksi Diperiksa
Polisi Sita 1.790 Butir Tramadol dan Hexymer dari Dua Pengedar di Rancabungur dan Ciseeng