Fajar/Joaquin Selamatkan Indonesia, Imbangi Thailand 2-2 di Piala Thomas 2026

- Minggu, 26 April 2026 | 15:00 WIB
Fajar/Joaquin Selamatkan Indonesia, Imbangi Thailand 2-2 di Piala Thomas 2026
PARADAPOS.COM - Tim bulu tangkis Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melawan Thailand dalam lanjutan fase grup D Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark, pada Minggu, 26 April 2026. Poin penyeimbang ini diraih setelah pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Nikolaus Joaquin memenangi partai keempat dengan dramatis. Sebelumnya, Indonesia sempat tertinggal setelah Jonatan Christie tumbang dari Kunlavut Vitidsarn, lalu disamakan oleh kemenangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Thailand kembali unggul lewat Panitchapon Teeraratsakul yang mengalahkan Alwi Farhan, sebelum akhirnya Fajar/Joaquin memaksa skor kembali imbang.

Duel Sengit di Lapangan

Pertandingan antara Fajar/Joaquin melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul berlangsung dalam tiga gim yang ketat dan penuh tekanan. Pasangan Indonesia menang dengan skor 19-21, 21-17, 25-23. Gim penentu berlangsung alot, kedua pasangan saling kejar-mengejar angka hingga mencapai setting point. Suasana di arena pertandingan di Horsens terasa tegang. Sorak sorai penonton terdengar silih berganti setiap kali salah satu pasangan berhasil meraih poin. Fajar dan Joaquin beberapa kali terlihat berdiskusi di sela-sela pertandingan, mencoba menyesuaikan strategi di tengah tekanan lawan yang bermain agresif.

Pengakuan Fajar: Syukur dan Tekanan

Fajar Alfian mengungkapkan rasa syukurnya bisa menyumbang poin penting bagi tim. Menurutnya, kemenangan ini terasa istimewa karena diraih di saat tim sedang terdesak. “Syukur alhamdulillah bisa mengambil poin dari lawan, menyamakan kedudukan. Partai yang sangat ramai, seru dan juga luar biasa rasanya bisa berpasangan dengan Joaquin. Ini strategi pelatih dan kami bersyukur bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujar Fajar dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu, 26 April 2026. Ia mengakui sempat merasakan tekanan saat masuk lapangan, mengingat Indonesia dalam posisi tertinggal. “Masuk lapangan sempat tegang juga karena tim tertinggal 1-2. Tapi bagaimana kami mencoba rileks, mencoba enjoy di dalam lapangan. Di gim pertama masih adaptasi, masih belum klop permainannya tapi di gim kedua kami mencoba komunikasi dengan baik dan akhirnya bisa menerapkan strategi yang diinginkan,” tuturnya.

Keputusan Service Judge yang Mengganggu

Fajar juga menyoroti beberapa keputusan service judge yang dinilai cukup mengganggu jalannya pertandingan. Ia mengaku sempat dihantui kenangan kekalahan dari pasangan Thailand saat masih berpasangan dengan Rian di ajang Piala Thomas sebelumnya. “Saya sempat terlintas kekalahan dari pasangan Thailand ini saat masih berpasangan dengan Rian, itu terjadi di Piala Thomas juga. Cukup kesal dengan keputusan-keputusan service judge tapi bukan hanya untuk kami tapi juga untuk pasangan Thailand saya rasa,” kata Fajar.

Pengalaman Berharga bagi Joaquin

Sementara itu, Nikolaus Joaquin menyebut pertandingan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam kariernya. Ia mengaku sempat memimpin jauh di gim ketiga, namun lawan bermain habis-habisan dan tidak mau menyerah. “Tadi kami di gim ketiga sudah memimpin jauh dan saya rasa sudah cukup fokus, tidak ingin terkejar poinnya. Namun lawan bermain sangat all out, tidak mau menyerah. Beberapa kali juga, mungkin total enam kali di-fault servis saya dan a Fajar. Cukup mengganggu tapi kami coba tidak memikirkan itu, fokus cari satu poin demi satu poin lagi,” ungkap Joaquin. Ia juga mengaku senang bisa tampil di Piala Thomas bersama pasangan senior. “Ini jadi pengalaman berharga untuk saya. Senang sekali di Piala Thomas bisa berpasangan dengan a Fajar lalu di kursi pelatih ada koh Anton dan koh Hendra. Saya banyak mendapat ilmu,” jelasnya.

Laga Penentuan

Setelah pertandingan keempat usai, laga penentuan akan dimainkan oleh tunggal putra ketiga Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah. Ia dijadwalkan menghadapi Tanawat Yimjit dari Thailand. Pertandingan ini akan menentukan hasil akhir duel Indonesia melawan Thailand di fase grup D Piala Thomas 2026.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar