Muhammad Qodari Resmi Dilantik sebagai Kepala Bakom, Siap Optimalkan Komunikasi Publik Pemerintahan Prabowo

- Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB
Muhammad Qodari Resmi Dilantik sebagai Kepala Bakom, Siap Optimalkan Komunikasi Publik Pemerintahan Prabowo
PARADAPOS.COM - Muhammad Qodari resmi dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Dalam pernyataan pertamanya usai pelantikan, ia menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan komunikasi publik pemerintah ke seluruh kementerian dan lembaga, guna memastikan program strategis Presiden Prabowo Subianto tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. Pelantikan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Qodari di era pemerintahan yang sama.

Tanggung Jawab yang Semakin Berat

Qodari mengakui bahwa amanah baru ini membawa beban yang tidak ringan. Ia menyebut bahwa pemberitahuan mengenai jabatan tersebut membuat doanya semakin panjang. “Saya pada hari ini mendapatkan tugas sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Ini pelantikan yang ketiga untuk saya pribadi selama pemerintahan Bapak Prabowo dan rasanya tanggung jawab ini semakin meningkat. Terus terang waktu dikasih tahu itu doa saya tambah panjang, karena berat, berat sekali,” ungkapnya. Menurut Qodari, besarnya tanggung jawab itu sejalan dengan skala program pemerintah yang dinilai masif dan fundamental. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan membutuhkan penjelasan yang komprehensif kepada publik.

Program Pemerintah dan Tujuan Negara

Ia menjelaskan bahwa program-program yang dijalankan bukan sekadar proyek biasa, melainkan langkah strategis untuk memenuhi amanat konstitusi. “Program-program yang harus dijelaskan latar belakangnya, sebab-sebabnya, yang pada dasarnya adalah bagaimana negara ini memenuhi tujuannya sesuai Pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut berpartisipasi dalam ketertiban dunia,” tutur Qodari. Ia menambahkan bahwa komunikasi publik tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi lintas kementerian, lembaga, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa, menjadi kunci keberhasilan.

Kedekatan dengan Insan Pers

Qodari juga menyoroti hubungannya dengan kalangan pers. Ia mengaku telah lama berkecimpung di bidang komunikasi publik dan memiliki banyak kenalan di dunia jurnalistik. “Insya Allah dengan semua stakeholder, terutama dengan teman-teman media yang notabene saya pribadi sudah menjadi bagian dari komunikasi ini dari sangat lama. Banyak teman saya di media, saya ketemu dulu di lapangan sampai jadi pemred sampai pensiun,” katanya. Pengalaman panjang itu, menurutnya, menjadi modal berharga untuk menjalankan tugas baru ini. Ia optimistis dapat membangun jembatan komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah dan masyarakat.

Komitmen ke Depan

Qodari menegaskan bahwa langkah ke depan adalah mengoptimalkan komunikasi di semua lini pemerintahan. Ia menyadari bahwa setiap kementerian dan lembaga memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Karena komunikasi itu sebetulnya ada di semua kementerian/lembaga, di semua bagian. Insya Allah nanti bersama teman-teman kita akan lebih optimalkan lagi komunikasi kita ke depan,” ujarnya usai pelantikan. Suasana di Istana Negara sore itu tampak khidmat. Para pejabat yang hadir saling berjabat tangan, sementara Qodari terlihat serius namun tetap ramah saat menyapa awak media. Pelantikan ini menjadi penanda babak baru dalam upaya pemerintah memperkuat komunikasi publik di tengah berbagai program strategis yang tengah berjalan.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar