PARADAPOS.COM - Kecelakaan antara Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KAI Commuter Line (KRL) terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin malam, 27 April 2026. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah korban dan memicu proses evakuasi yang masih berlangsung hingga pukul 22.49 WIB. Ambulans serta petugas dari PMI dan kepolisian telah dikerahkan ke lokasi untuk menangani situasi.
Evakuasi Berlangsung di Tengah Kepadatan Lalu Lintas
Pantauan di lapangan menunjukkan lalu lintas di sekitar Stasiun Bekasi Timur mengalami kepadatan. Sejumlah ambulans terlihat berjejer di dekat stasiun untuk mempercepat proses penanganan korban. Petugas PMI dan aparat kepolisian juga tampak sibuk mengatur jalannya evakuasi.
Di dalam area stasiun, suasana masih terlihat mencekam. Beberapa penumpang terlihat duduk atau bahkan tidur di peron setelah mengalami insiden tersebut. Ada pula yang terlihat menyumbat luka di kepala menggunakan handuk, menunjukkan betapa gentingnya situasi saat itu.
Kondisi Rangkaian Kereta dan Respons Penumpang
Rangkaian KRL yang tertabrak masih berada di sisi peron. Pintu kereta terbuka lebar, dan lampu di dalamnya sudah padam. Dalam video yang beredar, tampak jelas bagaimana rangkaian Commuter Line ringsek setelah dihantam oleh KA jarak jauh. Beberapa penumpang masih berada di dalam rangkaian KRL tersebut saat kejadian.
“Sesama penumpang sigap saling membantu proses evakuasi di peron,” ungkap seorang saksi dalam video yang diterima.
Semangat gotong royong terlihat nyata di tengah kekacauan. Penumpang yang selamat langsung bergerak membantu mereka yang terluka, tanpa menunggu instruksi resmi.
Keterlibatan Tim Khusus dan Langkah Selanjutnya
Tim khusus dari Basarnas juga telah diterjunkan ke lokasi untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi. Langkah ini diambil mengingat dampak tabrakan yang cukup keras, hingga disebut-sebut tembus ke gerbong KRL.
Proses evakuasi masih terus berlangsung hingga berita ini diturunkan. Otoritas setempat masih melakukan pendataan jumlah korban dan memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di dalam rangkaian kereta.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
DPR Desak Kementerian ESDM dan PLN Percepat Program Listrik Desa demi Wujudkan Keadilan Energi
Pria Lansia Gagal Diculik saat Olahraga Pagi di Pantai Indah Kapuk, Polisi Selidiki Rekaman CCTV
Bank Mandiri Jadi Bank Indonesia Pertama yang Terhubung Langsung ke Sistem Pembayaran CIPS China
IRGC Cegat Kapal Tanker Minyak Tanpa Izin di Selat Hormuz, Ledakan Keras Guncang Perairan Iran Selatan