Sarana Jaya Siapkan Solusi Parkir Terintegrasi Dukung Transformasi Jakarta Menuju Kota Global

- Senin, 27 April 2026 | 22:25 WIB
Sarana Jaya Siapkan Solusi Parkir Terintegrasi Dukung Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
PARADAPOS.COM - Perumda Pembangunan Sarana Jaya menyatakan kesiapannya menghadirkan solusi parkir yang terencana, berkelanjutan, dan terintegrasi di Jakarta. Langkah ini dinilai sejalan dengan transformasi ibu kota menuju status kota global. Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Bernard Yohanes, mengungkapkan dukungan penuh terhadap inisiatif Wakil Gubernur Rano Karno, khususnya dalam kolaborasi penyediaan lahan parkir yang aman dan mudah diakses. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 27 April 2026, menyusul aksi penertiban parkir liar di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang dipimpin langsung oleh Rano Karno pada Jumat, 24 April 2026.

Dukungan Strategis untuk Penataan Kawasan

Bernard menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil peran strategis dalam mendukung penyediaan solusi parkir yang lebih tertata. Menurutnya, dukungan ini diwujudkan melalui koordinasi lintas sektor dan skema kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah. "Kami mendukung penuh inisiatif Bapak Wakil Gubernur Rano Karno melalui kolaborasi penyediaan lahan parkir yang terintegrasi, aman dan mudah diakses," ujar Bernard. Ia menambahkan, koordinasi dilakukan secara khusus bersama Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta serta Forkopimda setempat. Proses pemanfaatan lahan untuk penataan kawasan, lanjutnya, dilakukan secara bertahap dan terukur, tidak terbatas hanya pada aset milik Sarana Jaya.

Skema Kolaborasi dan Manfaat bagi Publik

Pihak Sarana Jaya juga tengah menjajaki berbagai skema kerja sama strategis antarpemangku kepentingan. Hal ini bertujuan untuk memastikan solusi parkir yang dihadirkan bersifat berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. "Penataan parkir bukan hanya soal kendaraan, tetapi tentang bagaimana kita mengembalikan fungsi ruang publik untuk masyarakat," tutur Bernard. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan seluruh pemangku kepentingan, penataan kawasan Lebak Bulus diharapkan dapat menjadi model penanganan kawasan perkotaan yang efektif. Model ini dinilai sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang tertib, modern, dan inklusif. "Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pemangku kepentingan terkait agar solusi yang dihadirkan tidak bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari penataan kawasan kota yang berkelanjutan," jelas Bernard.

Penertiban Langsung di Lapangan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin langsung aksi penertiban parkir liar di kawasan Lebak Bulus. Langkah konkret ini diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menata kawasan dan mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan warga. "Kegiatan penataan kawasan area di dekat mal Poins Square tersebut dilakukan guna mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Parkir liar sangat merugikan publik karena menghambat akses umum dan memicu kerawanan tindak kriminalitas," kata Rano. Suasana di lokasi penertiban tampak berlangsung tertib. Petugas gabungan dari berbagai instansi turut serta mengamankan area dan memberikan sosialisasi kepada para pengguna jalan. Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengembalikan fungsi ruang publik yang sempat terganggu oleh parkir sembarangan.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar