Netty Desak Pemerintah Beri Trauma Healing dan Dukungan Psikososial bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

- Kamis, 30 April 2026 | 04:50 WIB
Netty Desak Pemerintah Beri Trauma Healing dan Dukungan Psikososial bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
PARADAPOS.COM - Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani, mendesak pemerintah untuk segera memberikan layanan penyembuhan trauma (trauma healing) dan dukungan psikososial bagi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Menurutnya, penanganan medis saja tidak cukup tanpa pemulihan mental yang kuat bagi para korban dan keluarga yang terdampak. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Kamis, 30 April 2026, menyusul insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Pentingnya Dukungan Psikososial bagi Korban

Dalam keterangannya, Netty menegaskan bahwa pemulihan mental merupakan bagian integral dari proses penyembuhan secara keseluruhan. Ia menyoroti bahwa trauma akibat kecelakaan massal bisa berdampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan serius. “Layanan penyembuhan trauma dan dukungan psikososial harus segera diberikan. Pemulihan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemulihan korban secara keseluruhan,” tegasnya. Suasana di sekitar lokasi kejadian masih terasa mencekam. Petugas tampak sibuk mengevakuasi gerbong yang ringsek, sementara keluarga korban menunggu dengan cemas di area rumah sakit. Kondisi psikologis yang rentan inilah yang menurut Netty harus menjadi prioritas pemerintah saat ini.

Hak Korban Harus Dipenuhi Secara Transparan

Netty juga menginstruksikan agar seluruh hak korban dipenuhi secara cepat dan transparan. Baik mereka yang mengalami luka-luka maupun keluarga korban meninggal dunia, semua berhak mendapatkan perlindungan sosial tanpa hambatan birokrasi yang berbelit-belit. Ia meminta pihak terkait memastikan korban luka mendapatkan perawatan medis terbaik hingga benar-benar pulih. Sementara itu, bagi keluarga korban meninggal, santunan harus disalurkan dengan tepat sasaran sebagai bentuk tanggung jawab negara. “Korban luka harus memperoleh layanan kesehatan terbaik hingga pulih. Sementara keluarga korban meninggal berhak mendapatkan santunan dan seluruh bentuk perlindungan sosial secara cepat, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Investigasi KNKT Harus Tuntas dan Objektif

Terkait penyebab kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dan KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang, Netty mendukung penuh investigasi menyeluruh oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Ia berharap hasil investigasi ini menjadi landasan perbaikan total sistem keselamatan transportasi nasional. “Investigasi harus dilakukan secara objektif, transparan, dan tuntas, untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Hasil investigasi ini harus menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan transportasi nasional agar tragedi serupa tidak terulang,” katanya. Di lapangan, tim KNKT telah mulai mengumpulkan data dari kotak hitam dan memeriksa kondisi rel di sekitar Stasiun Bekasi Timur. Proses ini diperkirakan memakan waktu beberapa hari ke depan.

Evaluasi Perlintasan dan Operasional Kereta Api

Netty mengingatkan bahwa keselamatan penumpang adalah hak hidup masyarakat yang harus diprioritaskan. Ia mendesak evaluasi menyeluruh pada area perlintasan dan sistem operasional kereta api agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di masa depan. Pemerintah, lanjutnya, harus segera bertindak sebelum nyawa kembali melayang akibat kelalaian sistem. Kehadiran negara dalam menjamin perlindungan sosial dan kesehatan, menurut Netty, tidak boleh terhambat oleh prosedur yang rumit.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar