PARADAPOS.COM - Perajin tempe di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai mengurangi ukuran produk mereka sebagai respons terhadap kenaikan harga kedelai impor. Langkah ini diambil untuk menjaga marjin keuntungan di tengah meningkatnya biaya produksi, tanpa harus menaikkan harga jual yang bisa membuat pembeli beralih. Hadi Prayitno, salah satu perajin di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, mengungkapkan bahwa strategi ini sudah diterapkan sejak harga bahan baku melonjak.