PARADAPOS.COM - Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Lampung, Ruby Chairani Syiffadia, melakukan peninjauan langsung ke gudang Perum Bulog di Lampung Selatan pada Rabu. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas stok pangan, terutama beras dan komoditas lainnya, tetap terjaga bagi masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi lonjakan kebutuhan pangan yang mungkin terjadi.
Kondisi Stok Pangan di Gudang Bulog
Dalam kunjungan tersebut, Ruby Chairani Syiffadia menyempatkan diri untuk memeriksa secara langsung kondisi penyimpanan beras dan sejumlah komoditas pangan lainnya. Ia tampak berdiskusi dengan pihak Bulog terkait mekanisme penyimpanan dan distribusi yang berjalan di lapangan.
Anggota Komisi X DPR RI itu menekankan pentingnya kesiapan stok, terutama untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Menurutnya, peran Bulog sangat strategis dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tingkat nasional.
“Dari hasil peninjauan ini, kita melihat kesiapan Bulog cukup baik. Ini penting untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Bulog Lampung Selatan. Menurut pengamatannya, lembaga tersebut dinilai mampu menjaga kualitas beras yang disimpan serta kelancaran distribusinya.
Harapan untuk Sinergi yang Lebih Kuat
Ruby Chairani Syiffadia berharap agar kolaborasi antara legislatif, pemerintah daerah, dan Perum Bulog dapat terus diperkuat. Menurutnya, kerja sama ini menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional agar berjalan optimal.
“Kolaborasi ini harus terus ditingkatkan agar program ketahanan pangan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan, memberikan laporan terkini mengenai kondisi stok. Ia menyampaikan bahwa stok beras yang tersedia saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk beberapa bulan ke depan.
“Kami terus melakukan pengawasan kualitas serta distribusi secara berkala agar stok tetap terjaga dan sampai ke masyarakat dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini sangat fokus dalam penyediaan bahan pangan sebagai upaya untuk menekan harga di pasar. Data terbaru menunjukkan bahwa stok beras di gudang Bulog Lampung Selatan mencapai 32.500 ton. Selain itu, ketersediaan komoditas lainnya, seperti Minyakita, juga dalam kondisi cukup dengan total stok mencapai 12 ribu liter.
“Stok beras di gudang Bulog Lampung Selatan saat ini mencapai 32.500 ton. Selain itu, ketersediaan komoditas lainnya, seperti Minyakita juga dalam kondisi cukup, dengan total stok mencapai 12 ribu liter,” ujar dia.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan, Polisi Bantah Adanya Perlakuan Khusus
Petrogas Jatim Utama Buka Lowongan Staf SPI untuk Lulusan S1 Akuntansi, Pendaftaran hingga 8 Mei 2026
Pemerintah Targetkan Perbaikan 8.000 Rumah Pasien TBC, Skrining Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis
Mantan Ketua BPK Nilai Audit BPKP dalam Kasus Laptop Chromebook Cacat Prosedur