PARADAPOS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menekankan peran sentral guru dan pendidikan sebagai penentu arah masa depan Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya dalam sebuah siaran pers pada Minggu, 15 Februari 2026, yang menegaskan bahwa kualitas pendidikan dan tenaga pendidik merupakan kunci untuk mencetak generasi unggul yang mampu memajukan bangsa.
Guru sebagai Pencetak Manusia Hebat
Dalam pandangan Djamari, kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada fondasi pendidikannya. Ia menilai bahwa keberhasilan dalam membangun peradaban dimulai dari ruang kelas, di mana peran guru menjadi faktor penentu.
"Pendidikan sangat menentukan. Guru harus hebat, karena akan menciptakan dan mencetak manusia yang hebat untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik," tegasnya.
Meneladani Semangat Perjuangan Para Pendidik
Djamari juga menyoroti kontribusi historis kalangan pendidik, khususnya dari lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), dalam perjuangan kemerdekaan. Menurutnya, semangat dan pengorbanan para ulama, guru, dan santri pada masa itu merupakan warisan berharga yang harus terus dihidupkan dalam konteks kekinian.
"Kemerdekaan Indonesia salah satunya karena jerih payah para ulama, guru, dan santri NU. Mari kita warisi semangat mereka dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, tentunya dengan semangat dan tekad yang kuat," ajaknya.
Refleksi Pribadi dan Penghormatan pada Profesi Guru
Mengalami sendiri dampak seorang pendidik, Djamari secara pribadi mengakui bahwa kesuksesan yang ia raih tidak lepas dari jasa para gurunya. Pengalaman ini semakin mengukuhkan keyakinannya bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan mulia yang memikul tanggung jawab strategis.
"Saya bisa seperti ini karena guru. Betapa terhormatnya profesi guru, karena itu, profesi guru sangat penting dan menjadi kunci utama dalam pembangunan bangsa ke depan," ungkapnya.
Komitmen Bersama Menjawab Harapan Bangsa
Di akhir pernyataannya, mantan perwira tinggi TNI itu kembali menegaskan posisi dominan guru dalam menjawab tantangan bangsa. Ia menyerukan agar semua pihak menyikapi peran strategis ini dengan kesungguhan dan komitmen kolektif yang nyata.
"Profesi guru itu sangat kuat, sangat penting, dan sangat dominan. Harapan besar bangsa ini harus ditanggapi dengan sangat bersungguh-sungguh," tutup Djamari, menekankan perlunya dukungan menyeluruh bagi peningkatan martabat dan kompetensi para pendidik di Tanah Air.
Artikel Terkait
Malaysia Terapkan WFH untuk PNS Mulai 15 April 2026 untuk Hemat Energi
Kementerian Keuangan Dorong Papua Tengah Bentuk Dana Abadi Daerah
Inflasi Maret 2026 Landai ke 0,41%, Bapanas Soroti Stabilitas Harga Pangan
Kebakaran SPBE di Bekasi Hanguskan Fasilitas dan Rembet ke Rumah Warga