PARADAPOS.COM - PSIM Yogyakarta sukses membungkam Malut United dengan skor 2-0 dalam lanjutan Super League pekan ke-32 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu. Dua gol kemenangan Laskar Mataram dicetak oleh Ze Valente melalui titik putih di pengujung babak pertama dan Irfan yang memanfaatkan masa injury time babak kedua. Hasil ini membawa PSIM mengoleksi 42 poin dari 32 laga, naik ke peringkat ke-11 klasemen sementara. Di sisi lain, Malut United tertahan di posisi keenam dengan 52 poin, sama dengan koleksi angka Persebaya.
Dominasi Malut United Tak Membuahkan Hasil
Sejak peluit pertama dibunyikan, tim tamu langsung tampil agresif. Malut United beberapa kali mengancam pertahanan PSIM melalui serangan cepat yang dibangun lini tengah mereka. Namun, setelah sekitar setengah jam pertandingan berjalan, tuan rumah mulai keluar dari tekanan. PSIM perlahan mengambil alih kendali permainan dan bergantian mengancam gawang Malut United yang dikawal Angga Saputro.
Kartu Merah Mengubah Jalannya Pertandingan
Kebuntuan akhirnya pecah pada masa injury time babak pertama. Wbeymar Angulo Mosquera, pemain asing Malut United, harus menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras. Dalam situasi yang sama, wasit memberikan hadiah penalti untuk PSIM. Ze Valente yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang, membawa PSIM unggul 1-0 menjelang turun minum.
“Kartu merah itu jelas mengubah segalanya. Kami harus bermain lebih hati-hati, tetapi juga tetap berusaha mengejar ketertinggalan,” ujar salah satu pemain Malut United usai pertandingan.
Babak Kedua: Perlawanan Sia-sia Tim Tamu
Memasuki babak kedua, Malut United tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Mereka beberapa kali menekan pertahanan PSIM, namun lini belakang tim asuhan Jean-Paul van Gastel tampil disiplin. Kombinasi antara Franco Gaston Ramos Mingo dan Johannes van der Avert di jantung pertahanan mampu meredam setiap serangan yang dilancarkan.
PSIM sendiri tidak hanya bertahan. Beberapa serangan balik cepat sempat merepotkan pertahanan Malut United, meski belum membuahkan gol tambahan hingga menit-menit akhir.
Gol Penutup di Masa Injury Time
Petaka bagi Malut United datang lagi pada masa injury time babak kedua. Irfan, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menjebol gawang Malut United setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi Laskar Mataram dan membuat suporter tuan rumah yang memadati Stadion Sultan Agung bersorak sorai.
Tambahan tiga poin ini menjadi modal berharga bagi PSIM untuk menjauh dari zona degradasi. Sementara itu, Malut United harus puas tertahan di peringkat keenam dan gagal mendekati papan atas klasemen.
Susunan Pemain
PSIM: Cahya Supriadi; Raka Cahyana Rizky, Franco Gaston Ramos Mingo, Johannes Daniel Maria van der Avert, Yusaku Yamadera; Donny Warmerdam, Ze Valente; Pulga Vidal, D. S. Sheva Maresca Amavisca, Riyatno Abiyoso; Corfe Deri Antony
Malut United: Angga Saputro; Igor Inocencio de Oliveira, Nilson Barbosa Nascimento J Fialho, Safrudin Tahar, Yance Sayuri; Wbeymar Angulo Mosquera, Tri Setiawan; Ciro, Tyronne Gustavo del Pino Ramos, Yakob Sayuri; David Aparecido da Silva
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Ungkap 171 Kasus Kejahatan Jalanan di Jakarta dan Sekitarnya Sepanjang Januari-Mei 2026
Siswi SMP di Karangasem Ditemukan Sehat Usai Hilang Dua Pekan, Diduga Diajak Kenalan dari Media Sosial
Tengkorak Pria Hilang Ditemukan di Hutan Malaka, Diduga Korban Pertengkaran Rumah Tangga
Lima Siswa Angkatan Perdana SMA Unggulan Rushd Raih Beasiswa Garuda ke Universitas Top Dunia