PARADAPOS.COM - Sebanyak empat jemaah calon haji Embarkasi Solo dilaporkan meninggal dunia dalam masa pemberangkatan musim haji tahun ini. Tiga di antaranya wafat di Tanah Suci, sementara satu jemaah lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit di Medan akibat sesak napas. Peristiwa ini terjadi di tengah proses pemulangan dan pemberangkatan jemaah yang masih berlangsung hingga pekan kedua Mei 2026.
Jemaah Meninggal Saat Transit di Medan
Jemaah yang meninggal di Medan adalah Sutrisno, seorang calon haji asal Kabupaten Blora. Ia wafat pada Jumat, 8 Mei 2026, setelah mengalami sesak napas saat pesawat yang membawanya transit di Bandara Medan dalam perjalanan menuju Mekkah.
Kasi Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, menjelaskan kronologi kejadian tersebut di Asrama Donohudan, Boyolali, pada Minggu, 10 Mei 2026.
"Beliau meninggal saat penanganan medis di Medan ketika perjalanan menuju ke Mekkah. Ketika pesawat transit di Medan, beliau merasakan sesak napas," ujarnya.
Tim medis di dalam pesawat sempat memberikan oksigen untuk membantu pernapasan Sutrisno. Kondisinya sempat membaik, namun tidak bertahan lama.
"Namun beberapa menit kemudian beliau merasakan sesak napas lagi. Akhirnya Pak Sutrisno harus diturunkan di Medan untuk dilakukan penanganan medis di rumah sakit Medan," tutur Nabiila.
Pemulangan Jenazah dan Data Kloter
Jenazah Sutrisno telah diterbangkan dan diserahkan kepada petugas daerah pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sementara itu, tiga jemaah lain yang meninggal di Tanah Suci adalah Rodiyah Wayan (68 tahun) asal Kabupaten Tegal, Siti Rahayu Sanusi (63 tahun) asal Kabupaten Pekalongan, dan Akhmad Nurokhman Zaeni (65 tahun) asal Kabupaten Brebes. Ketiganya dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah.
Hingga Minggu, 10 Mei 2026, Embarkasi Solo telah menerima kedatangan 56 kloter dengan total 20.140 calon jemaah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 kloter atau 19.356 jemaah telah diterbangkan ke Tanah Suci. Proses pemberangkatan dan pemulangan masih terus berjalan dengan pengawasan ketat dari petugas medis di setiap titik transit.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Wartawan MCH di Makkah: Antara Liputan Haji dan Panggilan Melayani Jamaah Lansia
Kapal Pesiar MV Hondius dengan Wabah Hantavirus Dievakuasi Darurat di Pelabuhan Tenerife, Spanyol
Banjir Bandang di Aceh Tenggara Rusak 26 Rumah dan Lumpuhkan Akses Jalan Nasional
Roma Kalahkan Parma 3-2 di Menit Akhir Lewat Penalti Kontroversial, Jaga Asa ke Liga Champions