PARADAPOS.COM - Kapal pesiar MV Hondius yang dilaporkan mengalami wabah Hantavirus akhirnya merapat di Pelabuhan Granadilla, Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, pada Minggu (10/5/2026) pukul 06.30 waktu setempat. Kedatangan kapal yang membawa ratusan penumpang dan awak ini memicu operasi evakuasi darurat yang diawasi ketat oleh otoritas kesehatan Spanyol. Proses penanganan dilakukan setelah kapal diketahui dalam perjalanan dari Argentina menuju Cape Verde, sebelum wabah terdeteksi di dalamnya.
Proses Evakuasi Berlangsung Cepat
Begitu kapal mulai berlabuh, tim penyelamat langsung bergerak. Evakuasi penumpang dan sebagian awak kapal sudah dimulai beberapa saat sebelum kapal benar-benar bersandar di dermaga. Suasana di pelabuhan Granadilla pagi itu tampak sibuk, dengan petugas medis bersiaga penuh di area yang telah disterilkan.
“Operasi penyelamatan berlangsung di pelabuhan Granadilla, Tenerife, sekitar pukul 06.30 waktu setempat atau 12.30 WIB, ketika kapal mulai berlabuh secara resmi,” demikian laporan yang diterima dari penyiar Spanyol RTVE, yang dikutip oleh The New York Times.
Otoritas setempat memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai protokol. Mengingat risiko penyebaran penyakit yang cukup tinggi, setiap langkah dieksekusi dengan pengawasan ketat. Para penumpang yang dievakuasi langsung menjalani pemeriksaan awal di titik-titik yang telah ditentukan.
Wabah Hantavirus di Tengah Laut
MV Hondius sebelumnya tengah menempuh rute pelayaran dari Argentina menuju Cape Verde. Namun, perjalanan itu harus terhenti setelah sejumlah kasus Hantavirus dilaporkan muncul di antara penumpang dan awak kapal.
Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang menular ke manusia melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi. Penularan bisa terjadi melalui udara, terutama ketika kotoran atau urine tikus yang mengandung virus terhirup. Dalam beberapa kasus, infeksi ini bisa menyebabkan penyakit paru-paru yang serius.
Situasi di atas kapal dilaporkan cukup menegangkan. Para penumpang menjalani karantina terbatas di kabin masing-masing sementara tim medis berupaya mengidentifikasi dan mengisolasi mereka yang menunjukkan gejala.
Koordinasi Internasional dalam Penanganan Darurat
Pemerintah Spanyol telah menyiapkan operasi pendaratan internasional jauh sebelum kapal tiba. Koordinasi dengan otoritas kesehatan global dan perwakilan negara asal penumpang menjadi prioritas utama. Setiap orang yang turun dari kapal akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan atau menjalani karantina resmi.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada celah penyebaran virus ke daratan. Petugas di lapangan tampak bekerja dengan hati-hati, mengenakan alat pelindung diri lengkap saat mendekati area kapal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah pasti korban atau tingkat keparahan wabah. Namun, otoritas setempat terus memantau perkembangan situasi secara real-time.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kemenimipas Usut Sponsor 320 WNA yang Terlibat Judi Online di Hayam Wuruk Plaza
Elon Musk Gugat OpenAI Rp2.400 Triliun, Sidang California Ungkap Perebutan Kendali dan Konflik Visi Pendiri
Wartawan MCH di Makkah: Antara Liputan Haji dan Panggilan Melayani Jamaah Lansia
Banjir Bandang di Aceh Tenggara Rusak 26 Rumah dan Lumpuhkan Akses Jalan Nasional