Wameninves Todotua Pasaribu Sebut Jawa Tengah Jadi Kontributor Investasi Tertinggi, Dorong Hilirisasi dan Energi Hijau

- Selasa, 12 Mei 2026 | 05:50 WIB
Wameninves Todotua Pasaribu Sebut Jawa Tengah Jadi Kontributor Investasi Tertinggi, Dorong Hilirisasi dan Energi Hijau

PARADAPOS.COM - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa Jawa Tengah menjadi salah satu daerah dengan kontribusi investasi yang sangat tinggi. Hal ini disampaikan dalam ajang Central Java Investment Business Forum (CJI IBF) 2026 yang digelar di Kota Semarang. Forum ini diharapkan menjadi jembatan bagi para pengusaha untuk bertemu dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jawa Tengah.

CJI IBF 2026: Wadah Strategis Percepatan Investasi

Gelaran CJI IBF 2026 resmi dibuka sebagai wadah strategis untuk mempercepat realisasi investasi di Jawa Tengah. Acara ini tidak hanya sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk menghubungkan potensi daerah dengan para pemodal.

Todotua Pasaribu menekankan bahwa kontribusi investasi Jawa Tengah memang sangat signifikan. Ia kemudian memaparkan fokus pengembangan ke depan, yang meliputi hilirisasi industri, pengembangan energi hijau, serta perluasan kawasan industri dan logistik. Semua ini, menurutnya, bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang sehat bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

BI Dorong Promosi Investasi hingga ke Luar Negeri

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, turut memberikan pandangannya. Ia menjelaskan bahwa komitmen untuk memajukan investasi tidak berhenti di dalam negeri.

"Selain menggelar pameran UMKM Grande dan CJI IBF 2026 di Semarang, BI juga berkomitmen mempromosikan potensi investasi Jateng hingga ke luar negeri melalui kantor perwakilan internasional," ujarnya.

Langkah ini dinilai penting untuk membuka pasar yang lebih luas dan menarik minat investor global. Dengan strategi ganda, baik di tingkat lokal maupun internasional, diharapkan realisasi investasi di Jawa Tengah dapat terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar