Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Perlintasan Kereta Lenteng Agung

- Selasa, 19 Mei 2026 | 10:01 WIB
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Perlintasan Kereta Lenteng Agung
PARADAPOS.COM - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di jalur perlintasan kereta api Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa pagi, 19 Mei 2026. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.40 WIB dan dilaporkan satu jam kemudian. Korban diperkirakan berusia 25 tahun, dengan ciri-ciri perawakan sedang, kulit putih, dan mengenakan baju lengan panjang warna biru. Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui dan polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kronologi Penemuan Jenazah

Penemuan bermula dari laporan yang diterima petugas keamanan stasiun. Seorang masinis KRL relasi Bogor-Kota menjadi saksi kunci dalam peristiwa ini. Ia melaporkan melalui pengeras suara Stasiun Lenteng Agung bahwa ada seseorang yang tertabrak kereta api di jalur Km 24 300. “Menurut keterangan para saksi, saksi menerima informasi dari masinis KRL relasi Bogor Kota, melalui announcer Stasiun Lenteng Agung, bahwa adanya seseorang yang tertabrak kereta api jalur Km 24 300,” beber Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung melakukan penelusuran di sekitar lokasi. Mereka akhirnya menemukan jenazah korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Ciri-Ciri Korban dan Proses Evakuasi

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menjelaskan bahwa hingga saat ini korban masih berstatus Mr X. Pihaknya belum menemukan dokumen atau barang bawaan yang bisa mengarah pada identitas pria tersebut. “Identitas Mr X, dengan ciri-ciri perawakan badan sedang, kulit putih, menggunakan baju lengan panjang warna biru, jenis kelamin laki-laki dan umur kurang lebih sekitar 25 tahun,” ujar Nurma, Selasa (19/5/2026). Proses evakuasi berlangsung cepat. Pawas bersama piket fungsi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan. Setelah memastikan situasi, diputuskan bahwa jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut. “Dengan adanya kejadian tersebut, Pawas bersama dengan piket fungsi melakukan cek TKP setelah melakukan pengecekan, Pawas mengambil keputusan bahwa korban langsung dibawa ke RS Fatmawati,” tuturnya. Suasana di lokasi kejadian sempat menimbulkan kepanikan ringan di antara warga sekitar yang melintas di pagi hari. Namun, petugas kepolisian dengan sigap mengamankan area dan mengatur lalu lintas di sekitar perlintasan kereta. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar