Presiden Prabowo Akan Sampaikan Langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal APBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

- Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB
Presiden Prabowo Akan Sampaikan Langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal APBN 2027 di Sidang Paripurna DPR
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu, 20 Mei 2025, dalam sebuah rapat paripurna yang dinilai bersejarah. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengonfirmasi bahwa ini akan menjadi kali pertama seorang kepala negara memberikan pidato di lembaga legislatif di luar peringatan 17 Agustus. Agenda utama pidato tersebut adalah pengantar penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

Presiden Ambil Alih Peran Menteri Keuangan

Biasanya, paparan mengenai rancangan anggaran negara disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan. Namun, kali ini Presiden Prabowo memutuskan untuk hadir dan berbicara langsung di forum parlemen. Dasco menjelaskan bahwa langkah ini sepenuhnya sah dan tidak melanggar aturan yang berlaku. “Sebenarnya para menteri mewakili presiden. Tidak ada aturan yang kemudian membuat presiden tidak bisa langsung memberikan informasi ke DPR,” kata Dasco di Gedung DPR, Selasa (19/5). Ia menambahkan bahwa keputusan ini menunjukkan komitmen Presiden untuk berkomunikasi secara langsung dengan wakil rakyat.

Jadwal Padat di Gedung Nusantara

Berdasarkan undangan resmi Rapat Paripurna DPR, Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di Gedung Nusantara pada pukul 09.45 WIB. Pidato yang akan disampaikannya diperkirakan berlangsung selama 45 menit, mulai pukul 10.25 hingga 11.11 WIB. Suasana di kompleks parlemen tampak sibuk sejak sehari sebelumnya. Petugas keamanan dan protokoler terlihat melakukan persiapan akhir untuk menyambut kedatangan kepala negara.

Konfirmasi dari Pimpinan DPR Lainnya

Wakil Ketua DPR lainnya, Saan Mustopa, membenarkan agenda tersebut. Ia menegaskan bahwa Presiden akan menyampaikan langsung kerangka ekonomi makro serta pokok-pokok kebijakan fiskal pemerintah. “Rencananya seperti itu. Jadi, untuk penyampaian kerangka ekonomi makro, terus juga pokok-pokok kebijakan fiskal akan disampaikan langsung oleh Presiden,” ungkap Saan kepada wartawan di Gedung DPR pada Selasa (19/5). Ketika ditanya apakah ini merupakan momen pertama bagi seorang presiden untuk menyampaikan materi tersebut dalam forum resmi paripurna, Saan menjawab singkat, “Yang saya tahu, iya (yang pertama).”

DPR Bersiap Bahas APBN 2027

Ketua DPR Puan Maharani sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa parlemen akan segera memasuki tahap pembahasan rancangan anggaran negara. Ia menekankan pentingnya stabilitas nilai tukar dalam menjaga postur fiskal Indonesia ke depan. “Dan pada sidang ke depan ini, DPR juga akan masuk dalam pembahasan KEM-PPKF (Kerangka Ekonomi Makro Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal), yaitu APBN 2027. Karena itu, itu juga termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang,” jelas Puan. Langkah Presiden untuk turun langsung memberikan pidato pengantar dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin memastikan arah kebijakan fiskal dipahami secara utuh oleh seluruh fraksi di DPR. Sidang paripurna besok diperkirakan akan menjadi salah satu agenda politik yang paling disorot dalam beberapa pekan terakhir.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar