PARADAPOS.COM - Persija Jakarta menghadapi ujian mental setelah menelan kekalahan telak 0-2 dari Arema FC di Stadion GBK pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026. Kekalahan di kandang sendiri itu memaksa tim berjuluk Macan Kemayoran untuk segera berbenah sebelum menjalani laga tandang berat melawan Bali United akhir pekan ini.
Fokus Perbaikan Mental Jelang Laga Berat
Atmosfer di camp latihan Persija Jakarta dalam sepekan terakhir tampak lebih serius. Kekalahan dari Arema FC dianggap bukan sekadar kegagalan taktis, melainkan juga pukulan psikologis yang perlu segera diatasi. Asisten pelatih Ricky Nelson mengakui hal tersebut menjadi fokus utama persiapan tim.
“Selamat siang semuanya, persiapan kami memang yang paling penting kami memperbaiki masalah mental yang dalam seminggu ini, ya, kekalahan dari Arema di kandang itu cukup mengganggu,” ungkapnya.
Misi Bangkit di Kandang Bali United
Dengan beban kekalahan itu, Persija kini harus bangkit dan menunjukkan reaksi positif. Tantangan yang menanti tidaklah mudah: bertandang ke markas Bali United pada laga pekan ke-21, Minggu (15 Februari 2026). Di bawah kendali pelatih Mauricio Souza, skuad Macan Kemayoran dituntut untuk menunjukkan ketangguhan karakter dan konsistensi performa.
Laga di Bali nanti akan menjadi tolok ukur nyata sejauh mana tim telah belajar dari kegagalan. Para pemain ditantang untuk mengubah rasa kecewa menjadi energi positif di lapangan, demi meraih poin penting dalam perjalanan kompetisi musim ini.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah, Lanjutkan Strategi Hilirisasi
Tanda Tangan Digital Tersertifikasi Jadi Tameng UMKM Hadapi Penipuan Triliunan Rupiah
Ibunda Niko Al Hakim Buka Suara, Polemik Ketidakhadiran di Acara Anak Memanas
RSUD Larantuka Terapkan Jam Besuk Baru Dua Sesi Sehari