Kreator Yogyakarta Ciptakan Standar Baru Siaran Langsung TikTok dengan Teknologi Visual FX dan VJ

- Jumat, 22 Mei 2026 | 18:00 WIB
Kreator Yogyakarta Ciptakan Standar Baru Siaran Langsung TikTok dengan Teknologi Visual FX dan VJ
PARADAPOS.COM - Sejak akhir kuartal ketiga tahun 2024, standar baru dalam penyiaran digital di TikTok mulai mengemuka. Format ini mengintegrasikan sistem Visual Effects (Visual FX) dan konsep Video Jockey (VJ) yang mengubah siaran langsung dari sekadar kamera ponsel menjadi produksi kelas studio. Inovasi ini dipelopori oleh kreator asal Yogyakarta, Aji Zamzami, yang akrab disapa Zam, dan berhasil mencatatkan lonjakan penonton serentak hingga 14.000 pengguna pada masa awal peluncurannya.

Transformasi dari Ponsel ke Studio Digital

Evolusi penyiaran digital di platform media sosial menuntut pembaruan teknologi secara konsisten. Kini, siaran langsung (live streaming) yang marak digunakan masyarakat Indonesia mulai bertransformasi. Sebelumnya, kreator hanya mengandalkan kamera ponsel cerdas. Namun, melalui sistem routing perangkat keras dan perangkat lunak yang kompleks pada unit komputer, tampilan siaran berubah drastis. Zam mulai mengembangkan format ini pada Oktober 2024. Ia mengadopsi standar visual kelas atas ke dalam sesi live harian. Eksperimen teknis ini terbukti menarik perhatian publik secara signifikan. Berdasarkan data metrik penyiaran, sistem ini mencatatkan lonjakan jumlah penonton serentak hingga menembus angka 14.000 pengguna.

Mengubah Nuansa Lewat Visual Efek

“Sistem ini bermula dari kebutuhan fundamental untuk mengedukasi pengguna agar dapat bergerak lebih kreatif dalam mengembangkan konten. Penggunaan Visual FX berfungsi untuk menyesuaikan nuansa penonton secara langsung,” ujar Zam dalam keterangannya, Jumat, 22 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa adopsi teknologi ini bukan sekadar pembaruan estetika. Lebih dari itu, ini menjadi instrumen untuk menekan tren siaran langsung yang tidak wajar. “Kreativitas harus menjadi standar para kreator agar kita bisa mengurangi secara signifikan konten negatif, seperti perundungan, tantangan berbahaya, hingga tindakan menyakiti diri sendiri di platform digital,” ungkapnya.

Dampak dan Jangkauan ke Pasar Global

Selain memproduksi konten edukasi dan penyiaran di akun pribadinya—yang kini mencatat lebih dari 209 ribu pengikut serta 265,5 ribu likes—sistem ini juga diimplementasikan oleh kreator lain dan entitas komersial. Zam tercatat pernah bekerja sama dengan brand teknologi industri seperti Hollyland, Saramonic, dan Sony. Ia juga membangun sistem penyiaran kolaboratif untuk figur seperti Ncang Smith, Vito Sinaga, dan Sambel Anggun. Layanan instalasi sistem siaran dan audio visualnya telah sukses menjangkau pasar internasional yang eksklusif. Kliennya berasal dari Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Montenegro, hingga Rumania.

Target dan Visi ke Depan

Zam menargetkan inovasi ini dapat diakui secara resmi dalam ajang bergengsi tahunan TikTok Live Fest sebagai tolak ukur baru penyiaran global. Meskipun memproduksi konten visual yang rumit, ia secara efisien mengandalkan kecerdasan buatan untuk mendaur ulang rekaman live menjadi klip edukasi singkat. Di tengah hiruk-pikuk industri kreatif digital, Zam mendorong pemanfaatan teknologi secara maksimal. Tujuannya jelas: mewujudkan ekosistem media sosial yang lebih sehat, edukatif, serta bernilai seni tinggi bagi publik.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini