Pemesanan Jetour T1 Tembus 800 SPK, Varian Hybrid Dominasi Minat Konsumen

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:50 WIB
Pemesanan Jetour T1 Tembus 800 SPK, Varian Hybrid Dominasi Minat Konsumen
PARADAPOS.COM - PT Jetour Sales Indonesia mencatat respons positif terhadap SUV terbaru mereka, Jetour T1, yang mulai dipasarkan pada 3 Juni 2026. Hingga saat ini, model tersebut telah mengumpulkan 800 surat pemesanan kendaraan (SPK), dengan dominasi berasal dari varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Jetour T1 i-DM. Angka ini mencerminkan pergeseran minat konsumen Tanah Air terhadap teknologi elektrifikasi yang menawarkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan fleksibilitas perjalanan jauh.

Dominasi Pemesanan Varian Hybrid

Tingginya permintaan terhadap varian Intelligent Dual Mode (i-DM) dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kendaraan ramah lingkungan. Menurut catatan perusahaan, mayoritas dari 800 SPK yang masuk berasal dari tipe hybrid tersebut, sementara sisanya merupakan varian Internal Combustion Engine (ICE) yang tetap diminati karena kepraktisannya. Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat melampaui target awal perusahaan. “Kami sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap Jetour T1 sejak resmi diperkenalkan di Indonesia. Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian Jetour T1 i-DM, yang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Di sisi lain, Jetour T1 ICE juga disukai berkat kepraktisan dan fleksibilitasnya untuk penggunaan sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kuota program harga spesial untuk 1.000 konsumen pertama hampir terpenuhi. “Seiring mendekatinya kuota 1.000 konsumen pertama, kami mengajak masyarakat yang ingin menikmati Penawaran Spesial untuk segera melakukan pemesanan sebelum harga retail resmi diberlakukan,” katanya.

Teknologi PHEV dan Spesifikasi Teknis

Dari sisi teknis, Jetour T1 i-DM mengandalkan teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menggabungkan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh yang mendukung pengisian cepat. Kombinasi ini memungkinkan mobil melaju hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC. Sistem hybrid adaptif pada kendaraan ini menyediakan berbagai mode berkendara. Mulai dari Pure EV Drive yang cocok untuk penggunaan di dalam kota, Intelligent Hybrid yang secara otomatis menyesuaikan sumber tenaga sesuai kondisi jalan, hingga Parallel Drive, Series Drive, Direct Engine Drive, dan regenerative braking untuk meningkatkan efisiensi energi.

Kenyamanan dan Desain Eksterior

Untuk kenyamanan kabin, Jetour T1 dibekali 79 titik peredam suara, Double Layer Acoustic Glass di bagian depan dan belakang, serta tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat kondisi idle. Fitur penunjang lainnya mencakup 24 Hour Parking AC, Nap Mode, Dual Zone AC, ventilasi otomatis kabin, serta Front Passenger Leg Rest yang khusus tersedia pada varian i-DM. Kaca mobil ini juga diklaim mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UV hingga 99 persen. Secara desain, Jetour T1 mengusung konsep Urban Adventure SUV dengan Motion Grille yang terintegrasi lampu LED serta Four-Leaf Clover Shape Headlights. Untuk sektor kaki-kaki, varian ICE menggunakan pelek 18 inci dengan ban 235/65 R18, sedangkan varian i-DM memakai pelek 19 inci dengan ban 235/60 R19 berteknologi Run Flat Tire (RFT).

Harga Spesial dan Kebijakan Pemasaran

Saat ini, Jetour masih menawarkan harga spesial bagi 1.000 konsumen pertama. Untuk varian ICE, harga dibanderol Rp388 juta (OTR Jakarta), sementara varian i-DM dijual Rp538 juta (OTR Jakarta). Setelah kuota tersebut terpenuhi, harga resmi akan menjadi Rp408 juta untuk varian ICE dan Rp558 juta untuk varian i-DM (OTR Jakarta).

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar