PARADAPOS.COM - Persija Jakarta secara resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang asal Jepang, Ryo Matsumura, setelah kontrak keduanya berakhir pada musim kompetisi 2025/2026. Keputusan ini diumumkan oleh klub pada Sabtu pekan lalu, menandai berakhirnya perjalanan pemain berusia 32 tahun tersebut bersama Macan Kemayoran. Selama dua musim membela tim ibu kota, Matsumura tercatat tampil dalam 68 pertandingan di seluruh ajang resmi, menyumbangkan 17 gol dan 18 assist.
Apresiasi dari Presiden Klub
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung. Ia menekankan bahwa kontribusi Matsumura tidak hanya terlihat dari angka-angka di atas kertas, tetapi juga dari sikapnya selama ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ryo Matsumura atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalismenya selama membela Persija. Ryo telah memberikan kontribusi yang berarti bagi tim dan menjadi bagian dari perjalanan Persija dalam dua musim terakhir," ungkap Prapanca.
Ia pun menambahkan bahwa perpisahan ini adalah hal yang wajar dalam sepak bola profesional. "Meski kebersamaan ini harus berakhir, kami semua tetap saling menghormati. Keputusan tersebut merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk karier Ryo selanjutnya. Semoga ia meraih kesuksesan di mana pun melanjutkan kariernya," tuturnya.
Perjalanan Karier di Indonesia
Ryo Matsumura pertama kali bergabung dengan Persija Jakarta pada awal musim 2023/2024. Sebelumnya, ia sudah malang melintang di Liga Indonesia bersama Persis Solo. Kecepatan, kreativitas, dan visi bermainnya membuatnya cepat beradaptasi dan menjadi andalan di lini tengah.
Namun, pada paruh kedua musim Super League 2025/2026, ia sempat dipinjamkan ke Bhayangkara Presisi Lampung FC. Masa peminjaman itu menjadi babak akhir dari kebersamaannya dengan Persija sebelum kontraknya resmi berakhir.
Jejak Sebelum ke Indonesia
Sebelum berkarier di Indonesia, pemain kelahiran 1994 ini sudah mengumpulkan pengalaman berharga di Liga Thailand. Ia pernah membela beberapa klub seperti Rayong FC, Chiangmai FC, Police Tero FC, dan BG Pathum United. Pengalaman tersebut membentuknya menjadi gelandang serang yang disiplin dan memiliki naluri gol yang tajam.
Kepergian Matsumura meninggalkan kesan mendalam bagi suporter Macan Kemayoran. Meski harus berpisah, jejak kontribusinya selama dua musim terakhir akan tercatat sebagai bagian dari perjalanan Persija Jakarta.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Tiga Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asuransi
Rudi Margono Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus, Gantikan Febrie yang Jadi Tersangka Korupsi
Polri Limpahkan Berkas Perkara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Pengamat Soroti Risiko Konflik Kepentingan
Warga Australia Ditemukan Tewas di Toilet Rudenim Ngurah Rai, Diduga Alami Serangan Jantung