PARADAPOS.COM - Arema FC secara resmi mengumumkan perpisahan dengan penjaga gawang andalan mereka, Lucas Frigeri, setelah kontrak sang pemain berakhir pada 25 Mei 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara manajemen klub berjuluk Singo Edan tersebut dengan pemain asal Brasil itu. Selama dua musim membela tim kebanggaan warga Malang, Frigeri tercatat tampil dalam 59 pertandingan di semua kompetisi resmi dan meninggalkan kenangan manis, termasuk gelar juara Piala Presiden 2024.
Manajemen Ucapkan Terima Kasih dan Doakan yang Terbaik
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan Frigeri. Ia menegaskan bahwa kontribusi pemain berusia 31 tahun itu sangat besar bagi tim.
"Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi besar yang telah diberikan Lucas Frigeri selama dua musim bersama tim," ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya.
Tak hanya berhenti di ucapan terima kasih, manajemen juga turut mendoakan langkah selanjutnya bagi karier profesional kiper asal Brasil tersebut. Yusrinal menambahkan harapan agar Frigeri terus sukses di klub barunya nanti.
"Semoga sukses bersama klub barunya nanti dan tetap menjadi pribadi yang membawa inspirasi di dunia sepak bola," tambah pernyataan resmi manajemen klub.
Momen Ikonik di Final Piala Presiden 2024
Dari sekian banyak penampilan gemilang, satu momen paling membekas di hati Aremania terjadi pada partai final turnamen pramusim Piala Presiden 2024. Saat itu, Arema FC harus berhadapan dengan Borneo FC dalam laga sengit yang berakhir hingga babak adu penalti.
Di tengah tekanan luar biasa, Frigeri maju sebagai eksekutor penalti terakhir. Dengan ketenangan yang jarang dimiliki seorang kiper, ia sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo sekaligus mengunci gelar juara bagi Arema FC. Momen emosional tersebut langsung menempatkan dirinya sebagai pahlawan langka—seorang penjaga gawang yang menjadi penentu kemenangan di laga final.
Trofi Piala Presiden 2024 menjadi persembahan manis dari Frigeri sebelum menutup lembaran kariernya di Malang. Pada musim kompetisi terakhirnya, ia masih menorehkan performa impresif dengan tampil dalam 21 pertandingan di liga utama serta membukukan empat catatan tanpa kebobolan ("clean sheet").
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Jadwal Salat dan Imsak DKI Jakarta Hari Ini, Bertepatan Iduladha 1447 H
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Polisi atas Pidato Sebut Sumbar dan Jabar sebagai ‘Kantong Intoleransi’
Tiga Gerbang Tol Tangerang-Merak Sediakan Masjid untuk Salat Iduladha bagi Pemudik
Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Gorontalo Utara, Tiga Rumah Roboh