PARADAPOS.COM - Seorang calon haji asal Tarakan, Kalimantan Utara, meninggal dunia di kamar penginapannya di Makkah saat tengah mengantre mandi untuk bersiap mengenakan kain ihram menuju Padang Arafah. Peristiwa ini terjadi di tengah momen puncak ibadah haji, yaitu Wukuf di Arafah, yang seharusnya menjadi puncak spiritual bagi setiap Muslim. Korban berusia 80 tahun itu mengembuskan napas terakhir sebelum sempat bergabung dengan jutaan jemaah lainnya di Padang Arafah.
Detik-Detik Terakhir Sebelum Wukuf
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung di sebuah penginapan di kawasan Makkah. Sang calon haji tengah bersiap-siap menjalani rangkaian ibadah puncak. Saat sedang mengantre untuk mandi dan berganti pakaian ihram, tiba-tiba ia jatuh sakit dan tak sadarkan diri.
Petugas kesehatan setempat langsung berupaya memberikan pertolongan pertama. Namun, nyawa pria lanjut usia itu tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Keluarga Berduka di Tengah Ibadah
Kabar duka ini sontak menyayat hati keluarga yang ikut serta dalam rombongan. Momen yang semestinya penuh kekhusyukan berubah menjadi kesedihan mendalam. Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan lapang dada dan memohon doa agar almarhum husnul khatimah.
“Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan mendapat tempat terbaik,” ujar salah satu kerabat yang mendampingi di Makkah, suaranya bergetar menahan haru.
Prosedur Penanganan Jemaah Haji Meninggal
Pihak otoritas haji Indonesia di Arab Saudi segera bergerak cepat menangani proses administrasi dan pemulasaraan jenazah. Sesuai prosedur, jemaah haji yang wafat di Tanah Suci akan dimakamkan di pemakaman khusus di Makkah atau Madinah, kecuali ada permintaan khusus dari keluarga untuk dipulangkan.
Petugas memastikan seluruh proses dilakukan sesuai syariat Islam dan aturan yang berlaku di Arab Saudi. Jenazah dimandikan, dikafani, dan disalatkan sebelum dimakamkan.
Refleksi di Puncak Ibadah Haji
Wukuf di Arafah merupakan puncak rangkaian ibadah haji yang jatuh pada 9 Zulhijah. Di sinilah jutaan jemaah dari seluruh dunia berkumpul untuk berdoa dan bermunajat. Bagi sebagian orang, perjalanan menuju Arafah adalah perjuangan fisik dan mental yang berat, terutama bagi lansia dengan kondisi kesehatan rentan.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah dalam ibadah haji penuh dengan ujian. Meski duka menyelimuti, keyakinan bahwa meninggal di Tanah Suci adalah kehormatan besar bagi seorang Muslim tetap menjadi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kemlu RI Gelar Pertandingan Sepak Bola Persahabatan dengan Korps Diplomatik Afrika di GBK
Lebih dari 10.000 Mahasiswa dari 10 PTN Daftar Program Tim Ekspedisi Patriot 2026, UI Paling Banyak Peminat
Pochettino Umumkan 26 Pemain Timnas AS untuk Piala Dunia 2026, Pulisic dan Adams Jadi Andalan
Bupati Gorontalo Utara Turun Langsung Kirim Bantuan ke Lima Desa Terendam Banjir