PARADAPOS.COM - Sebuah gereja Katolik di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ludes dilalap api pada Rabu malam, 27 Mei 2026. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomoko, Iptu Fits Gerald M Nalohy, mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari dalam bangunan gereja. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Api Mulai dari Dalam Gereja
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat asap tebal dan nyala api terlihat dari dalam gereja. Tiupan angin kencang dari arah timur membuat api dengan cepat menjalar ke atap dan dinding. Bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, papan, dan anyaman bambu menjadi mudah terbakar. Dalam waktu singkat, seluruh gedung gereja pun dilahap si jago merah.
“Saksi langsung berteriak memanggil warga sekitar untuk segera datang membantu memadamkan api, namun karena api sudah membesar dan langsung membakar seluruh gedung gereja, karena bangunan sebagian besar terbuat dari bahan kayu, papan dan anyaman bambu yang mudah terbakar,” jelas Gerald.
Kesulitan Air Saat Pasang Surut
Upaya pemadaman oleh warga setempat sempat terkendala. Saat kebakaran terjadi, kondisi air laut di Kampung Pomako sedang surut. Hal ini menyulitkan warga untuk mendapatkan akses air guna memadamkan api. Empat unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian bergerak melakukan pemadaman secara lebih efektif.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan dari pengurus gereja, api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan di depan altar untuk berdoa. Lilin tersebut diduga lupa dipadamkan dan diletakkan di tempat yang tidak aman. Kesimpulan ini diperkuat setelah pihak kepolisian melakukan pengumpulan informasi, pemeriksaan lokasi, dan mendengarkan keterangan dari warga serta pengurus gereja.
Kerugian dan Dampak
Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini, dampak materialnya cukup besar. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Beberapa barang yang ikut terbakar antara lain meja altar, kursi ibadah, buku-buku lagu, dan perlengkapan liturgi lainnya. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi jemaat setempat yang kehilangan tempat ibadah mereka.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Satria Muda Pastikan Tiket Semifinal IBL 2026 Usai Taklukkan Hangtuah 2-0
Bogor Hornbills Paksa Kesatria ke Gim Ketiga Usai Menang Dramatis 111-103 di Overtime
Pemkot Jakarta Barat Kumpulkan 78 Hewan Kurban, Pastikan Kesehatan dan Kelayakan
Golkar DKI Jakarta Salurkan 117 Hewan Kurban di Lima Wilayah Jakarta