PARADAPOS.COM - Polres Cianjur, Jawa Barat, menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah di jalur Puncak selama libur panjang akhir pekan, tepatnya pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan menjelang perayaan Hari Waisak dan Hari Lahir Pancasila. Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengungkapkan bahwa kepadatan mulai terasa sejak Sabtu siang, mendorong pihaknya untuk segera mengambil tindakan di lapangan.
Rekayasa Arus dan Titik Rawan Kemacetan
Sistem satu arah sempat diberlakukan dari kawasan Puncak Pass menuju Bogor pada siang hari. Tujuannya jelas: mengurai kepadatan kendaraan yang mulai mengular. "Kami sempat menerapkan sistem satu arah menuju Bogor dari kawasan Puncak Pass pada siang hari untuk mengurai kepadatan kendaraan," kata Aang di Cianjur, melansir Antara.
Puluhan personel pun diterjunkan ke titik-titik yang dinilai rawan macet. Beberapa di antaranya adalah Pertigaan Hanjawar, Cibodas, Pasar Cipanas, dan Jalan Raya Pacet. Mereka bertugas mengatur lalu lintas di sepanjang jalur Puncak-Cipanas.
Menurut Aang, rekayasa ini dilakukan seiring meningkatnya volume kendaraan. Mayoritas pengendara adalah wisatawan yang hendak menuju kawasan wisata di Cipanas dan sekitarnya. Destinasi favorit mereka antara lain Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nusantara, serta sejumlah lokasi wisata alam di Kecamatan Sukaresmi.
Antisipasi Lonjakan pada Sore dan Malam Hari
Pihak kepolisian tidak hanya berjaga di titik-titik utama. Tim pengurai kemacetan juga disiagakan untuk mencegah antrean panjang, terutama saat sore hingga malam hari. Langkah ini diambil agar arus balik wisatawan tidak menimbulkan kemacetan parah.
"Pengendara kami minta tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar tidak terjebak antrean panjang," ujarnya.
Data Lonjakan Kendaraan
Berdasarkan catatan kepolisian, mobilitas kendaraan menuju kawasan Puncak pada Sabtu pagi sudah mencapai sekitar 20 ribu unit. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sementara itu, volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Ciawi naik sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa. Peningkatan ini diperkirakan masih akan berlanjut pada Minggu dan Senin mendatang.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
747 Warga Manado Mengungsi Akibat Banjir Lima Kelurahan
Kebakaran Bengkel Las di Cikupa Tewaskan Seorang Wanita Muda, Polisi Selidiki Percikan Api
Menteri Pertahanan AS Peringatkan Dominasi Militer China di Asia Tenggara, Tegaskan Tak Ingin Konfrontasi
Umat Buddha Ramaikan Waisak 2026 dengan Twibbon dan Ucapan Digital