PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengakui perasaannya campur aduk saat harus mencopot tiga pejabat tinggi di Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di hadapan peserta acara bertajuk "Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition" di SICC, Kabupaten Bogor, Rabu (3/6/2026), Prabowo mengaku bersedih karena terpaksa mengganti orang-orang yang selama ini ia percayai dan sayangi untuk mengemban tugas negara yang berat. Keputusan ini diambil di tengah proses penyelidikan hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan Agung terhadap ketiga mantan pimpinan BGN tersebut.
Pengakuan Langsung dari Kepala Negara
Dalam suasana yang tampak khidmat, Prabowo tidak menutupi kegundahannya. Ia menyampaikan isi hatinya secara gamblang kepada para hadirin.
"Saya juga sebetulnya hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih, karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," kata Prabowo.
Pernyataan tersebut keluar tanpa tedeng aling-aling. Dari atas panggung, ekspresi wajahnya tampak serius, mencerminkan beban moral yang harus ditanggung sebagai pemimpin.
Menjaga Jarak dari Proses Hukum
Meski mengaku berat hati, Prabowo memilih untuk tidak memperpanjang komentar. Ia sadar betul posisinya sebagai kepala negara tidak boleh mencampuri proses hukum yang tengah berjalan.
"Saya tidak mau banyak komentar, karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu, saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya memengaruhi," ujarnya.
Sikap hati-hati ini menunjukkan kesadaran akan batas kekuasaan eksekutif di tengah proses hukum yang sedang berlangsung. Ia enggan memberikan pernyataan yang bisa ditafsirkan sebagai bentuk intervensi.
Latar Belakang Pencopotan
Keputusan mencopot tiga pimpinan BGN ini bukanlah tanpa alasan. Mereka saat ini tengah berhadapan dengan penyelidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Meski demikian, Prabowo tidak merinci lebih jauh mengenai dugaan pelanggaran yang menjerat ketiga orang tersebut.
Dari pantauan di lapangan, suasana acara berlangsung tertib. Namun, pernyataan presiden soal pergantian pimpinan BGN ini menjadi sorotan utama para wartawan yang meliput. Publik pun menanti perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang berjalan.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KUHAP Baru 2025: Tersangka yang Tak Ditahan Penyidik Bisa Ditahan Jaksa atau Hakim di Tahap Lanjutan
Indonesia Kecam Rencana Israel Perluas Kendali 70 Persen Wilayah Gaza
Charles Leclerc Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Ferrari
Kecelakaan di Sumedang, Pikap Angkut 16 Penumpang Terbalik, Balita Tewas