PARADAPOS.COM - Timnas Indonesia menaklukkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Tiga gol kemenangan dicetak oleh Justin Hubner pada menit ke-12, Ole Romeny (26'), dan Ragnar Oratmangoen (55'). Kemenangan ini mendapat sorotan positif dari sejumlah pengamat, termasuk legenda PSM Makassar, Luciano Leandro.
Dua Wajah Permainan Tim Garuda
Luciano menilai bahwa penampilan skuad asuhan John Herdman pada laga tersebut memperlihatkan dua fase yang kontras. Menurutnya, pada babak pertama, para pemain menunjukkan organisasi dan disiplin yang ketat. Namun, setelah jeda turun minum, intensitas permainan meningkat drastis.
"Indonesia menampilkan dua versi tim yang sama hari ini (Jumat). Pada babak pertama, organisasi dan disiplin. Pada babak kedua, intensitas, agresivitas, dan efisiensi," ujar Luciano Leandro kepada Bola.com, Sabtu (6/6/2026).
Analisis Taktis dari Lapangan
Dari sudut pandang pengamat, perubahan pola permainan ini menjadi kunci keberhasilan Tim Garuda. Jika di awal laga mereka lebih banyak bermain aman dan menjaga ritme, setelah unggul dua gol, serangan menjadi lebih terbuka dan agresif. Hal ini terlihat dari gol ketiga yang dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-55, memanfaatkan celah di lini belakang Oman yang mulai kehilangan konsentrasi.
Apresiasi untuk Konsistensi
Kemenangan ini bukan hanya sekadar angka di papan skor. Bagi Luciano, yang pernah malang melintang di sepak bola Indonesia, performa seperti ini menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal mentalitas dan taktik. Ia menekankan bahwa kemampuan untuk mengubah pendekatan permainan di tengah pertandingan adalah ciri tim yang matang.
"Tim ini tidak hanya bermain dengan satu pola. Mereka bisa membaca situasi dan menyesuaikan diri. Itu modal berharga untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," jelasnya.
Pertandingan yang disaksikan puluhan ribu pasang mata di stadion itu pun menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia mampu bersaing di level Asia dengan permainan yang terstruktur dan efisien.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Dua Orang, 22 Luka-Luka di Tengah Gencatan Senjata
Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Bener Meriah, Terasa Hingga Takengon
Kemensos Buka Seleksi PPPK untuk 5.127 Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming Libatkan Empat WNA Tiongkok, Amankan Ratusan Ponsel