PARADAPOS.COM - Tim nasional Indonesia U-19 memastikan tempat di semifinal Piala AFF U-19 atau ASEAN Boys Championship 2026 setelah menundukkan Vietnam dengan skor 2-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis malam. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Garuda Muda sebagai juara Grup A dengan sembilan poin, unggul tiga angka dari Vietnam yang harus puas di peringkat kedua. Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Reno Salampessy pada menit ke-22 dan Evandra Florasta melalui titik putih di masa injury time (90 1'), sementara gol balasan Vietnam datang dari Nguyen Quoc Khanh (73').
Jalannya Pertandingan: Tekanan Awal yang Membuahkan Hasil
Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia langsung mengambil alih kendali permainan. Kebutuhan akan kemenangan untuk memastikan tiket semifinal membuat anak asuh Nova Arianto tampil agresif. Mereka menerapkan skema umpan-umpan pendek yang cepat, membuat lini pertahanan Vietnam kerepotan sejak menit awal.
Dominasi Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Berawal dari umpan Arkhan Kaka, Reno Salampessy yang menerima bola di sisi kiri bergerak menusuk ke kotak penalti. Meski terus dibayangi bek Vietnam, Tan Dung Le, pemain bernomor punggung tujuh itu berhasil melepaskan tembakan yang menjebol gawang lawan. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Vietnam tidak tinggal diam. Mereka mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas permainan, bahkan cenderung lebih keras. Meskipun beberapa kali merepotkan, barisan pertahanan Indonesia masih mampu meredam gempuran lawan hingga babak pertama usai.
Babak Kedua: Perlawanan Sengit dan Drama Penalti
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin tinggi. Vietnam tampil lebih ngotot dan melancarkan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan Indonesia. Pada menit ke-51, Trong Dhui Khang Hoang nyaris menyamakan skor, namun sepakan sontekannya masih bisa diamankan oleh kiper Indonesia, Dafa Al Gasemi.
Indonesia bukannya tanpa peluang. Tiga menit berselang, Irfan hampir menggandakan keunggulan setelah menerima umpan terobosan dari Arkhan Kaka, tetapi sontekannya masih melambung di atas mistar gawang.
Upaya keras Vietnam akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73. Memanfaatkan sepak pojok, kapten tim Nguyen Quoc Khanh menyundul bola masuk ke gawang Indonesia, mengubah kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut sempat membuat permainan berjalan semakin alot.
Namun, Indonesia tidak menyerah. Pada masa injury time, tepatnya menit ke-90 1, wasit menunjuk titik putih setelah bek Vietnam, Van Khanh Nguyen, melakukan pelanggaran terhadap Theodore Evan Leeming di kotak terlarang. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Indonesia yang bertahan hingga laga usai.
Komentar Pelatih: Apresiasi untuk Mentalitas Tim
Seusai pertandingan, pelatih timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih dengan perjuangan keras.
"Saya bersyukur semua pemain bisa bermain dengan maksimal. Secara mental, pemain sangat kuat. Saat kedudukan imbang, mereka terus berjuang keras dan kita bersyukur akhirnya bisa menang," ujar Nova.
Meskipun puas dengan hasil akhir, pelatih asal Semarang itu menegaskan bahwa evaluasi tetap akan dilakukan. Ia juga menyoroti kondisi fisik pemain, khususnya Reno Salampessy yang mengalami cedera.
"Kami akan melihat besok siapa yang akan jadi lawan di semifinal. Mengenai Reno, saya berharap cederanya tidak berat dan semoga nanti bisa main di semifinal," tuturnya.
Klasemen Akhir dan Peluang Vietnam
Dengan hasil ini, Indonesia mengoleksi sembilan poin dari tiga kemenangan dan memuncaki klasemen Grup A. Sementara itu, Vietnam harus puas di posisi kedua dengan enam poin. Nasib Vietnam kini bergantung pada hasil pertandingan grup lain, di mana mereka harus bersaing menjadi salah satu dari dua peringkat kedua terbaik untuk bisa melaju ke babak semifinal.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Suami Cemburu Buta, Bidan di Situbondo Tewas Dipukul Batu
Pertamina Atasi Kebocoran Pipa Gas di Bekasi Kurang dari 90 Menit, Tak Ada Korban Jiwa
Proses Visa yang Rumit dan Mahal Ancam Kurangi Jumlah Suporter Internasional di Piala Dunia 2026
BWF Perpanjang Durasi Turnamen Super 1000, Hadiah Membesar dan Jumlah Tuan Rumah Bertambah