GLI Bantah Klaim Giorgio Antonio Chandra Sebagai CEO dan Pemilik Perusahaan

- Rabu, 10 Juni 2026 | 06:00 WIB
GLI Bantah Klaim Giorgio Antonio Chandra Sebagai CEO dan Pemilik Perusahaan
PARADAPOS.COM - Polemik seputar Sarwendah turut menyeret nama Giorgio Antonio Chandra ke permukaan. Bukan semata karena statusnya sebagai kekasih, publik justru menyoroti latar belakang pria tersebut yang ramai disebut sebagai CEO sekaligus pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI), sebuah perusahaan pengelola program loyalitas pelanggan. Namun, keabsahan klaim itu kini dipertanyakan setelah pihak GLI secara resmi membantahnya melalui pernyataan di media sosial.

Bantahan Resmi dari Manajemen Perusahaan

Pihak PT Global Loyalty Indonesia (GLI) akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan di Instagram resmi mereka, manajemen perusahaan dengan tegas membantah bahwa Giorgio Antonio Chandra menjabat sebagai CEO. Mereka menyebut informasi yang beredar luas di media sosial tersebut tidak memiliki dasar kebenaran. "Menanggapi berita yang beredar di media sosial berkenaan dengan terdapat berita hoax Saudara Giorgio Antonio Chandra adalah CEO/Pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI), kami menginformasikan bahwa hal tersebut tidak benar," tulis pihak GLI dalam pernyataan resminya.

Tidak Ada Hubungan Struktural maupun Kepemilikan Saham

Bantahan tersebut tidak berhenti pada status CEO semata. Dalam pernyataan yang sama, perusahaan juga menegaskan bahwa Giorgio tidak memiliki kaitan apa pun dengan struktur organisasi perusahaan. Lebih jauh lagi, ia juga disebut tidak memiliki kepemilikan saham di GLI. "Saudara Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di GLI," sambung pernyataan perusahaan tersebut.

Klarifikasi soal Kehadiran di Kantor GLI

Untuk memperjelas situasi, manajemen GLI juga memberikan konteks mengenai kehadiran Giorgio di kantor mereka. Menurut penjelasan perusahaan, Giorgio pernah datang ke lokasi GLI bukan sebagai bagian dari tim eksekutif, melainkan sebagai tamu undangan dalam sebuah acara yang digelar pada tahun 2025 lalu.

Respons Giorgio di Tengah Sorotan

Sebelum bantahan resmi ini mencuat, Giorgio Antonio sendiri sempat menanggapi pertanyaan warganet di media sosial. Banyak yang mempertanyakan statusnya sebagai CEO karena ia cukup sering melakukan siaran langsung. Dalam kesempatan itu, Giorgio mengaku memiliki sejumlah bisnis yang legal dan dapat diverifikasi secara hukum. Pernyataan itulah yang kemudian memicu asumsi publik bahwa PT GLI adalah salah satu perusahaan yang ia pimpin.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar