PARADAPOS.COM - Polres Pekalongan Kota, Jawa Tengah, meningkatkan patroli berskala besar guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah potensi tindak kriminalitas. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap titik-titik rawan gangguan, seperti kawasan interchange pintu keluar Tol Setono yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya pemuda pada malam hingga dini hari. Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, menyatakan bahwa patroli melibatkan seluruh satuan yang tergabung dalam Pleton Regu Siaga 1.
Fokus Patroli di Titik Rawan
Patroli berskala besar ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan. Beberapa di antaranya adalah pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, aktivitas kelompok jalanan, hingga balap liar. Penyisiran wilayah dilakukan secara intensif, terutama di kawasan yang dinilai rawan.
"Kami ingin menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di daerah," kata Riki di Pekalongan, Kamis, 11 Juni 2026.
Pendekatan Persuasif kepada Masyarakat
Dalam setiap patroli, petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan imbauan secara persuasif dan humanis. Pendekatan ini menyasar langsung para pemuda yang kerap berkumpul di malam hari. Tujuannya jelas, mencegah aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
"Kami melakukan penyisiran wilayah serta memberikan imbauan secara persuasif dan humanis kepada masyarakat, terutama para pemuda, guna mencegah terjadinya balap liar maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas," jelas dia.
Komitmen Jaga Stabilitas Lalu Lintas
Lebih dari sekadar keamanan, patroli ini juga menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Langkah ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat secara menyeluruh.
"Kami akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian yang bersifat preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun bentuk gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat," ujar dia.
Ajakan Aktif untuk Warga
Riki juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Dukungan dari warga, khususnya orang tua, sangat diharapkan. Mereka diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak agar tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya maupun melanggar hukum, seperti balap liar, tawuran, konsumsi minuman beralkohol, dan tindakan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
"Kami terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preemtif dan preventif. Dukungan serta sinergi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah," kata Riki.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Bahana Sekuritas Mulai Cakupan UNVR dengan Rekomendasi Beli, Target Harga Rp2.000
Menteri Koperasi Usul Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun untuk Program Kopdes Merah Putih
Polisi Tangkap Residivis Pencuri HP di Cilandak, Hasil Curian Dijual Murah di Pasar Loak
Desakan Sertifikat Kepatuhan Ketenagakerjaan sebagai Syarat Aksi Korporasi Mengemuka Imbas Sengketa Pesangon 735 Eks Pekerja Tambang Newcrest