PARADAPOS.COM - Lionel Messi kembali menjadi sorotan utama di Piala Dunia 2026 setelah mencetak hat-trick di laga perdana melawan Aljazair, membawa Argentina menang 3-0 di pertandingan Grup J, Selasa (16/6/2026). Kapten timnas Argentina yang kini berusia 39 tahun itu mencatatkan penampilan ke-200 bersama negaranya dan menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia. Dengan tiga gol tambahan itu, Messi mengoleksi total 16 gol di turnamen bergengsi tersebut, menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose. Siapakah sebenarnya sosok di balik prestasi monumental ini?
Perjalanan Awal Sang Legenda
Lahir di Rosario, Argentina, pada 24 Juni 1987, Lionel Andrés Messi Cuccittini sudah akrab dengan sepak bola sejak usia dini. Bakatnya pertama kali diketahui oleh neneknya, Celia, yang melihat kecintaannya pada benda berbentuk bulat saat Messi masih berusia tiga tahun. Sang nenek kemudian membelikannya bola dan meminta pelatih kenalan keluarga, Salvador Aparicio, untuk memberikan perhatian lebih pada bakat cucunya itu.
Kebiasaan unik Messi dalam merayakan gol—menunjuk ke langit dengan kedua jari—adalah bentuk penghormatan kepada neneknya yang telah berjasa dalam perjalanan kariernya.
Dari La Masia ke Panggung Dunia
Pada usia 13 tahun, Messi bersama ayahnya memutuskan hijrah ke Eropa untuk bergabung dengan akademi FC Barcelona, La Masia. Agen pemain Horacio Gaggioli mempertemukannya dengan pihak klub, dan kontrak pertama Messi bahkan sempat ditulis di atas selembar serbet karena keterbatasan media saat itu.
Menurut Carles Rexach, pelatih tim junior Barcelona kala itu, kesepakatan sederhana itu tetap sah secara hukum. Dalam perjanjian tersebut, klub berkomitmen menanggung kehidupan Messi dan keluarganya jika mereka pindah ke Barcelona. Barcelona juga memperhatikan kondisi kesehatan Messi, termasuk terapi hormon pertumbuhan yang ia jalani. Berkat perawatan itu, tinggi badannya meningkat dari sekitar 140 cm menjadi 169 cm.
Debut Messi bersama tim utama Barcelona terjadi pada 16 Oktober 2004 di bawah pelatih Frank Rijkaard. Ia masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Deco pada menit ke-82 dalam laga melawan Espanyol. Saat itu, usianya baru 17 tahun, menjadikannya salah satu pemain termuda yang tampil di tim utama.
Puncak Karier Bersama Barcelona
Gol pertamanya tercipta pada Mei 2005 saat menghadapi Albacete melalui assist Ronaldinho, sekaligus mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol termuda klub saat itu. Seiring waktu, Messi menjadi ikon penting bagi Barcelona. Bersama klub tersebut, ia meraih puluhan gelar bergengsi, termasuk enam trofi Ballon d'Or dan empat gelar Liga Champions.
Momen Bersejarah di Piala Dunia 2026
Pada laga pembuka Grup J melawan Aljazair, Messi tampil impresif. Ia membuka keunggulan melalui tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-17, kemudian menambah gol mudah pada menit ke-60, sebelum melengkapi hat-trick pada menit ke-76 lewat sepakan akurat ke sudut gawang.
Hasil ini membawa Argentina memulai langkah positif dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia. Tambahan tiga gol itu membuat Messi resmi menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, menyamai rekor milik legenda Jerman, Miroslav Klose.
Dengan performa tersebut, Messi semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Pengamanan Ketat Dikerahkan
IHSG Dibuka Melemah 0,99 Persen Terseret Wall Street dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
3.161 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan di GBK
Rupiah Terperosok ke Rp17.858 per Dolar AS, Tertekan Sikap Hawkish The Fed