Delegasi Iran Berangkat ke Swiss untuk Negosiasi Implementasi Kesepakatan dengan AS, Fokus Hentikan Eskalasi Perang di Timur Tengah

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:25 WIB
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss untuk Negosiasi Implementasi Kesepakatan dengan AS, Fokus Hentikan Eskalasi Perang di Timur Tengah
PARADAPOS.COM - Delegasi negosiator Iran telah berangkat menuju Swiss untuk membahas implementasi kesepakatan dengan Amerika Serikat, dengan fokus utama menghentikan eskalasi perang di Timur Tengah. Keberangkatan ini diumumkan oleh kantor berita resmi IRNA pada Minggu (21/6/2026), sehari setelah bentrokan baru pecah antara Israel dan Hizbullah di Lebanon. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa timnya akan menuntut komitmen pihak lain berdasarkan perjanjian yang telah ditandatangani.

Tekanan di Balik Keberangkatan

Suasana di Teheran terasa tegang menjelang keberangkatan delegasi ini. Baqaei, dalam pernyataannya, menekankan urgensi implementasi kesepakatan. Ia mengingatkan bahwa jika langkah-langkah yang diperlukan tidak segera diambil oleh pihak Amerika Serikat, maka seluruh perjanjian berpotensi runtuh. "Pihak lain harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesegera mungkin. Jika tidak, seluruh kesepakatan akan bermasalah," ujar Baqaei. Pernyataan ini mencerminkan sikap keras Teheran yang menginginkan jaminan konkret, bukan sekadar janji di atas kertas.

Isi Perjanjian yang Dipersoalkan

Iran bersikeras bahwa perjanjian yang ditandatangani dengan Amerika Serikat harus mencakup penghentian pertempuran di Lebanon. Di wilayah tersebut, Israel dan Hizbullah—kelompok yang didukung penuh oleh Teheran—kembali terlibat bentrokan pada hari Sabtu lalu. Kondisi ini menjadi salah satu pemicu utama mengapa negosiasi kali ini dianggap krusial. Di sisi lain, militer Iran telah mengumumkan akan menutup kembali Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel. Langkah ini menambah ketegangan di kawasan yang sudah rapuh, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi pasokan energi global.

Siapa yang Ada di Dalam Delegasi?

Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa delegasi yang menuju Swiss tidak hanya diisi oleh diplomat biasa. Tim ini dipimpin oleh Mohammad Bagher Ghalibaf, seorang negosiator utama yang berpengalaman, serta Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Kehadiran dua tokoh senior ini menandakan betapa seriusnya Iran memandang putaran perundingan kali ini. Di tengah perjalanan, para negosiator membawa beban berat: memastikan bahwa kesepakatan tidak hanya menjadi dokumen diplomatik, tetapi benar-benar diimplementasikan di lapangan.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar